Senin, 27 April 2026 WIB

Duet Kemenkop-WWF Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau bagi UMKM

Harijal - Kamis, 30 Juni 2022 20:34 WIB
Duet Kemenkop-WWF Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau bagi UMKM
Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia guna meningkatkan ekosistem bisnis berkelanjutan dan ekonomi hijau bagi koperasi dan UMKM

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia guna meningkatkan ekosistem bisnis berkelanjutan dan ekonomi hijau bagi koperasi dan UMKM. Ini dituangkan dalam penandatanganan MoU.

Tujuannya untuk mewujudkan pelaku koperasi dan UMKM yang berbasis keberlanjutan dan terintegrasi dalam upaya pencapaian target SDGs. Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, dan Ketua Badan Pengurus Yayasan WWF Indonesia Alexander Rusli, di Jakarta Rabu (29/6).

"Kerja sama ini diharapkan dapat memfasilitasi penguatan kelembagaan ekosistem bisnis bagi koperasi dan UMKM," kata Arif mengutip keterangan resmi, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga:

Kerja sama tersebut menyangkut pendampingan UMKM untuk peningkatan kualitas produk usaha, mendukung ekonomi sirkular yang memberdayakan masyarakat, inovatif, serta melindungi alam dan lingkungan hidup.

"Saya meyakini ini karena WWF banyak melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM. Jadi, kerja sama ini akan lakukan lebih intensif lagi," kata dia.

Baca Juga:

Menurut Arif, ada beberapa program strategis Kemenkop UKM yang dapat disinergikan dengan eksistensi WWF Indonesia. Diantaranya, menumbuhkan legalitas usaha bagi UMKM, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi produk, dan sebagainya.

Kemudian, ada program membangun ekosistem dan tata kelola UMKM agar terhubung ke dalam rantai pasok industri, baik nasional maupun global.

Serta, terkait program pengembangan wirausaha muda dan produktif yang tumbuh dari kampus-kampus perguruan tinggi, hingga pendataan UMKM (by name, by address).

"Untuk mewujudkan program-program tersebut, butuh kemitraan dan sinergi dengan banyak pihak. Misalnya, dengan WWF, bisa masuk dari sisi edukasi dan sosialisasi mengenai ekonomi hijau," katanya.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030
komentar
beritaTerbaru