Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
PINGGIR, kabarmelayu.com - Bertempat di halaman kantor Camat Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Selasa (20/12/2016) dilaksanakan puncak kegiatan Aksi Serentak Menanam Pohon dan Penghijauan, serta Konservasi Alam tingkat Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau tahun 2016.
Kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu, ditandai pembukaan papan selubung kegiatan Aksi Serentak Menanam Pohon dan Penghijauan tahun 2016 oleh Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
Kemudian, pada kegiatan yang merupakan puncak gerakan menanam satu miliar pohon itu, bersama anggota Forkopimpa Riau yang sebagian diwakili, Andi Rachman begitu Gubri akrab disapa melakukan penanaman pohon.
Baca Juga:
Pohon yang ditanam orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning ini adalah Manggis (Garcinia Mangostana). Pohon yang sama juga ditanam Bupati Bengkalis. Kedua pohon yang ditanam keduanya berdekatan. Jaraknya sekitar 3 meter.
Sebelum itu, dalam sambutannya, Andi Rachman mengatakan saat kita menanam pohon berarti kita menanam do’a dan harapan untuk generasi yang akan datang. Sehingga kita bisa menyelamatkan keasrian lingkungan untuk generasi selanjutnya.
Baca Juga:
“Menanam pohon juga memberikan harapan langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu perlu mengembangkan sebuah model yang mampu mengkorporasikan penati, nelayan dan koperasi, sehingga pergerakan ekonomi di daerah bertumbuh baik,” tegas andi Rachman.
Untuk itu, Andi Rachman menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar senantiasa membudayakan menanam pohon. Karena sebagai tema yang diangkat untuk kegiatan tahun 2016 ini, ‘Pohon dan hutan rakyat, untuk kehidupan, kesejahteraan dan devisa negara’, merupakan hal yang perlu sama-sama diwujudkan.
“Tentu kita semua tidak menginginkan kondisi lingkungan yang gersang dan menipisnya oksigen karena lebih banyaknya pencemaran udara dari pada kawasan penghasil oksigen yang segar dan asri, seperti pepohonan yang rimbun dan rindang. Sebab itu, kita harus tetap konsisten memelihara dan melakukan penghijauan,” jelasnya.
Gubernur juga menghimbau, kepada masyarakat yang telah turut peduli menanam pohon di lingkungan sekitar, agar kiranya dapat menanam pepohonan yang memiliki nilai ekonomi, seperti mangga, rambutan dan buah-buahan lainnya.
“Sehingga dengan demikian, kita akan bisa memperkuat perekonomian lewat hasil dari tanaman-tanaman yang bisa dijadikan omzet masyarakat itu sendiri. Fungsinya bisa menjadi ganda bahkan lebih,” tutup Gubernur.(rec)
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah melaksanakan ujian akhir kelulusan beberapa waktu lalu, sebanyak 140 murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kub
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah sukses melaksanakan ujian akhir murid Kelas VI Tahun Pelajaran 20252026 beberapa waktu lalu, saat ini UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kabupaten Kampar kembali ditindak. Kali ini, Polres Kampar me
Hukrim