Jumat, 18 September 2026 WIB

Beruang Muncul di Pemukiman Warga Pematang Pudu, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Redaksi - Selasa, 17 September 2024 21:37 WIB
Beruang Muncul di Pemukiman Warga Pematang Pudu, BBKSDA Riau Pasang Perangkap
Beruang di Pematang Pudu yang berkeliaran di pemukiman warga.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau merespon laporan masyarakat, yakni munculnya satwa liar beruang di permukiman warga Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. BBKSDA telah memasang perangkap di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Teknis KSDA Riau Ujang Holisudin, S.Hut mengatakan, saat ini anggota Seksi BBKSDA Riau Wilayah Tiga Duri sedang melakukan penanganan di lokasi. Hingga empathari sampai saat ini, belum terlihat kemunculan beruang tersebut.

"Tim sedang melakukan penanganan di lokasi," kata Ujang, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga:

Menurut warga yang yang merekam video kemunculan beruang itu, disebutkan satwa tersebut terlihat pincang. Saat muncul beruang juga tidak menyerang. DIperkirakan satwa dilindungi tersebut memiliki berat 60 kilogram dengan tinggi sekitar 75 sentimeter.

Beruang tersebut masuk pemukiman warga karena habitatnya sudah berkurang dan kesulitan mencari makan. Habitat satwa itu juga berdekatan dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

Baca Juga:

Mencegah terjadinya konflik, Ujang mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya pada sore hingga malam.

"Mengurangi aktivitas di malam hari, khususnya anak-anak agar tidak bermain di luar rumah," pesan Ujang.

Jika menemukan satwa tersebut, masyarakat diimbau untuk memberikan informasi dan tidak mencoba melukainya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau
Pemerintah Harus Turun Tangan Selesaikan Kasus Petani Kelapa Inhil dengan PT. IGJA
Aneh, Izin Konsesi PT SRL Dicabut, Pendirian Kantor Koperasi Tani Aman Makmur Di Dusun Pardomuan Dilarang!
PT. Oskar Investama dan Koperasi Sejahtera Bersama Dipanggil Pemkab Inhil
Masuki Kebun yang Ditanam dan Dirawat Sendiri, Anggota Kelompok Tani Diserang, 11 Orang Luka hingga Kritis
Insiden Berdarah di Sumbul, Ekskavator Hangus Dibakar, 4 orang luka Bacok
komentar
beritaTerbaru