Kapolda Pimpin Sertijab Wakapolda, Irwasda, Karo SDM hingga Kapolres di Lingkungan Polda Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Estafet kepemimpinan di jajaran Polda Riau kembali bergulir. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin lang
Hukrim
Untuk mengatasi masalah ini, masyarakat setempat telah sepakat untuk mencari donatur yang dapat membantu membangun Bronjong tebing sungai sepanjang 300-an meter.
Masyarakat Desa Domo telah berupaya meminta bantuan pemerintah untuk membangun turap tebing sungai, namun belum ada respon positif.
Baca Juga:
Oleh karena itu, mereka mengambil inisiatif sendiri dengan menjual hasil kearifan lokal desa, yaitu batu, kepada donatur yang bersedia membantu.
Namun, ada oknum-oknum warga yang tidak setuju dengan kegiatan ini dan menudingnya sebagai kegiatan ilegal.
Baca Juga:
Mereka dianggap tidak memiliki hati nurani karena menghalangi upaya masyarakat untuk mengatasi masalah yang dihadapi.
"Sebenarnya, jika oknum-oknum itu mampu mewujudkan keinginan masyarakat atas pembangunan Bronjong tebing sungai tersebut, ya bantulah dan wujudkan lah. Jika tidak mampu, setidaknya jangan merusak dengan menganggap ini keinginan masyarakat mendapatkan keuntungan," kata Ad warga Desa Domo.
Untungnya, masyarakat Desa Domo memiliki landasan dasar hukum untuk mengelola sumber daya alam di wilayahnya, termasuk galian batu sungai. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya Pasal 54 yang mengatur tentang Musyawarah Desa.
Masyarakat lokal memiliki hak untuk mengelola sumber daya alam di wilayahnya, termasuk galian batu sungai, asalkan tidak melanggar peraturan yang berlaku dan memperhatikan aspek lingkungan. Mufakat masyarakat lokal juga harus didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan keberlanjutan.
Hingga Sabtu (15/11/2025), kegiatan ini tidak ada yang memback-up atau mengamankan, semua bekerja untuk masyarakat. Warga Desa Domo berharap agar masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya mereka untuk mengatasi masalah erosi tebing sungai ini.
Kini, pembangunan Bronjong tebing sungai yang sedang berlangsung telah memasuki tahap kedua, namun hasilnya tidak memadai.
"Hasil batu tidak memadai, pembangunan Bronjong sudah masuk tahap kedua, masyarakat sudah terhutang 140 juta-an hingga saat ini," terang seorang warga kepada jurnalis.
Warga Desa Domo berharap agar masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya mereka untuk mengatasi masalah erosi tebing sungai ini. Mereka juga berharap agar pemerintah dapat membantu mereka mengatasi masalah ini.(Doni Piliang)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Estafet kepemimpinan di jajaran Polda Riau kembali bergulir. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin lang
Hukrim
kabarmelayu.com,BANDUNG Presiden ke7 RI Joko Widodo menegaskan status resminya sebagai anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 1
Politik
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkalis, Siti Aisyah bersama Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Bengkalis Ira Vandrian
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah sekolah diketahui masih menahan ijazah peserta didik. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, masih menerima
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru berhasil mengantongi tiga poin pada laga tandang di kandang Sumsel United, Sabtu (26/9/2026) sore
Sport
kabarmelayu.com,ROHUL Polsek Kepenuhan Polres Rokan Hulu memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui penandatanganan nota kesepaham
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Dugaan adanya lahan desa yang diperjualbelikan atau dialihkan kepada pihak perusahaan, kembali menjadi sorotan. Peme
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa 11 paket sembak
Sosial
kabarmelayu.com, ROHUL Polsek Ujung Batu kembali mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AKP (33)
Hukrim
Penghapusan UKT PTN dan Menjaga Eksistensi PTS
Article