Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
JAMBI - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jambi menangkap tiga penjual gading gajah yang nilainya mencapai Rp750 juta dari dua lokasi berbeda di Kota Jambi.
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani di Mapolda Jambi, Rabu (19/4/2017) mengatakan, anggotanya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku perdagangan tiga gading gajah ukuran besar atau panjang lebih dari satu meter dari tiga pelaku yang akan bertransaksi di Kota Jambi.
Ketiga pelaku atau tersangka sebagai penjual atau perantara dalam perdagangan gading gajah tersebut yang pertama adalah Arvin Hendarno (32) warga Bayung Lincir, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, kedua Saini (55), warga Dusun Karang Makmur, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, dan ketiga Mustafa Kamal (61) warga Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.
Baca Juga:
"Ketiga tersangka ditangkap dalam waktu dan tempat yang berbeda saat akan bertransaksi menjual gading gajah tersebut," kata Yazid.
Tersangka Arvin ditangkap dari salah satu lokasi parkir di salah satu bank di Kecamatan Pasar, Kota Jambi, dengan barang bukti satu buah gading gajah siap jual yang dibawa dengan menggunakan mobil pribadi namun sebelum bertransaksi pelakunya diamankan pihak kopolisian dan BKSDA Jambi.
Baca Juga:
Dua tersangka lain ditangkap dari satu tempat yakni di rumah tersangka Mustafa Kamal di Kelurahan Sungai, Asam Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Modus ketiga pelaku adalah mencoba berdagang nomaden atau berpindah dari satu tempat ke dalam atau di luar Indonesia.
"Kasus itu terungkap setelah anggota Ditreskrimsus Polda Jambi berkoordinasi dengan pihak BKSDA Jambi bahwa akan ada transaksi gading gajah di Kota Jambi dan kemudian diselidiki dan berhasil menemuka pelakunya yang kemudian ditangkap tanpa perlawanan oleh anggota Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi," beber Kapolda.
Barang bukti yang diamankan dari ketiga pelaku yaitu satu buah gading gajah ukuran panjang 105 cm dengan berat delapan kilogram, gading ukuran panjang 123 cm dengan berat 8,6 kilogram dan gading gajah panjang 127 cm dengan berat 9,2 kilogram, satu unit mobil dan satu lembar dokumen kendaraan. Gading gajah tersebut per buahnya dibanderol dengan harga Rp250 juta.
"Kini kasus itu masih ditangani Polda Jambi dan polisi masih terus menyelidiki pelaku atau jaringan sidikatnya yang lainnya untuk bisa diungkap secara transparan," kata Kapolda Yazid Fanani.
Dalam kasus ini ketiga tersangka dikenakan Pasal 21 ayat 2 huruf d juncto Pasal 40 (2), UU Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dengan ancaman pidana lima tahun penjara dan denda Rp100 juta. Penyidik hingga kini masih melakukan pemberkasan perkara ketiga tersangka untuk bisa segera dilimpahkan ke Kejaksaan guna proses hukum selanjutnya.
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa