Senin, 08 Juni 2026 WIB

Awan Cumulonimbus Ditakuti Penerbang dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Harijal - Kamis, 27 April 2017 20:04 WIB
Awan Cumulonimbus Ditakuti Penerbang dalam Penjelasan Alquran dan Sains
lustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Awan Cumulonimbus terdiri dari tetes-tetes air pada bagian bawah dan tetes-tetes salju (kristal-kristal es) pada bagian atas. Dalam buku ‘Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah’, karakteristik awan ini mirip seperti yang digambarkan dalam salah satu ayat Alquran. 

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan," Surah An Nur Ayat 43.

Awan Cumulonimbus merupakan awan tebal vertikal yang menjulang tinggi, padat, dan mirip gunung atau menara. Bagian pucuk awan ini berserabut, tampak berjalur-jalur dan hampir rata, melebar mirip bentuk landasan yang disebut anvil head (anvil top). 

Baca Juga:

Awan ini terlibat langsung dalam badai petir dan cuaca ekstrem lainnya. Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Awan-awan ini dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok atau di sepanjang  front dingin di garis squall. 

Awan Cumulonimbus dapat menghasilkan petir melalui jantung awan dan badai petir yang ditakuti para penerbang. Terdapat updraft dan downdraft, sehingga memungkinkan terjadi sirkulasi. 
Gesekan partikel awan di dalamnya dapat menimbulkan muatan listrik. Wajar apabila awan Cumulonimbus ditakuti penerbang, karena awan ini paling sering membuat bencana. 

Baca Juga:

Awan ini satu-satunya yang bisa menghasilkan muatan listrik tornado alias puting beliung. Fenomena alam yang kerap terjadi akibat Cumulonimbus antara lain timbulnya kilat dan guntur, hujan lebat, angin kencang, bahkan bisa menimbulkan hujan es.


(ahl/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
komentar
beritaTerbaru