Minta Masukan Jurnalis, Syahrul Aidi Fasilitasi Webinar Diskusi Publik Jurnalisme di Era AI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
>>Ustaz Abdul Somad selalu mencari kosa kata yang umum ketika menyampaikan hal ilmiah.
PEKANBARU - Akademisi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Muhammad Ikhwan LC MA, menilai Ustaz Abdul Somad saat ini merupakan dai sejuta umat. Sebab, pemaparan tausiah Ustaz Somad dapat diterima oleh semua kalangan.
"Dia selalu menggunakan bahasa yang dipahami seluruh kalangan," kata Ikhwan di Pekanbaru, Sabtu (5/5).
Baca Juga:
Ikhwan, yang merupakan kakak tingkat Ustad Abdul Somad ketika menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Mesir, mengatakan sosok juniornya tersebut selalu berupaya menggunakan gaya komunikasi yang ringan. Menurut dia, ustaz kondang kelahiran Silo Lama, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, 1977, itu selalu mencari kosa kata yang umum, meskipun harus menyampaikan sesuatu yang ilmiah dalam tausiahnya.
Selain itu, Ikhwan yang masih berkomunikasi dengan ustaz yang baru-baru ini meraih penghargaan salah satu tokoh perubahan Republika tersebut menjelaskan Abdul Somad selalu memberikan pemaparan yang relevan sesuai perkembangan zaman. Dia menuturkan dai yang menjadi pembina PWNU Riau itu kerap memberikan kajian berlandaskan mazhab dan ulama yang selama ini dipelajari, tetapi tak pernah menghakimi pemahaman tertentu.
Baca Juga:
"Jadi saya pikir hal tersebut yang menjadi beberapa alasan kenapa beliau diterima seluruh kalangan dan bisa dibilang Ustadz sejuta umat," ujarnya.
Ikhwan mengatakan fenomena Abdul Somad sebagai ulama yang diterima masyarakat tidak hanya terjadi di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya. Dia mengatakan dari komunikasi terakhirnya, ulama yang akrab disapa UAS itu juga akan berangkat ke Washington DC, Amerika Serikat, pada Juli mendatang.
"Saya dapat kabar beliau diundang oleh alumni Al Azhar untuk hadir di Washington DC, Juli mendatang," katanya.
Meskipun sepak terjang UAS yang beberapa kali melalang buana ke luar negeri dalam memberikan tausiah, dia mengatakan Abdul Somad tidak pernah melupakan atau meninggalkan jadwal yang telah disusun. "Meskipun beliau harus mengisi tausiah di mushola kecil di perkampungan. Itulah kelebihan Abdul Somad," tuturnya.
Ikhwan mengisahkan Abdul Somad yang merupakan adik tingkatnya di Universitas Al Azhar sejak awal memang dikenal sebagai sosok sederhana. Dia mengatakan hal itu mungkin karena silsilah keluarganya yang juga sederhana.
Kesederhanaan itu terus dipertahankan oleh Abdul Somad hingga kini. Ikhwan yang sempat sama-sama menjadi petugas haji di tanah suci mengatakan Abdul Somad tidak pernah memilih dalam menjalin pertemanan.
"Dia selalu terbuka dengan siapa saja. Tidak pernah membatasi diri," ujarnya.
Ustaz Abdul Somad kini menjadi dai muda yang tengah naik daun dan namanya terus melambung dalam dua tahun terakhir. Ceramah-ceramah dai bergelar Datuk Sri Ulama Setia Negara itu dapat dengan mudah disaksikan via internet.
Di Youtube, misalnya, video yang menampilkan mubaligh ini ditonton puluhan hingga jutaan pengunjung. Generasi millennial juga dijangkau oleh Ustaz Somad melalui Facebook dan Instagram.
Akun Facebook.com/UstadzAbdulSomad diikuti lebih dari satu juta pengunjung, sedangkan jumlah pengikut Instagram.com/UstadzAbdulSomad mencapai 2,1 juta akun.
Ustaz Abdul Somad dijadwalkan hadir sebagai mukhtasar (pembina) dalam rangkaian kegiatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-92 di Kota Pekanbaru, 8-9 Mei 2018 mendatang. Rencananya, acara ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo.
(republika.co.id)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan
Kemnaker dan BAZNAS Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Mustahik dan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perkebunan adalah kekuatan dasar Riau yang harus diubah menjadi kesejahteraan rakyat. Perkebunan merupakan kekua
Ekbis
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan