Minta Masukan Jurnalis, Syahrul Aidi Fasilitasi Webinar Diskusi Publik Jurnalisme di Era AI
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
MENGINJAKKAN kaki di tanah suci menjadi impian banyak Muslim di dunia. Berada di sana layaknya memenuhi kewajiban seorang Muslim di dunia.
Banyak lokasi suci yang kemudian diagungkan umat. Sebut saja Ka'bah yang mana ini merupakan lokasi paling suci di dunia ini. Selain itu ada juga beberapa masjid besar yang sejarah di baliknya patut dipelajari dan direnungkan oleh umat Islam.
Selain itu, ada satu bangunan dekat dari Msjidil Haram yang juga cukup penting dalam sejarah Islam di dunia ini. Bangunan tersebut tidak begitu besar dan sangat sederhana. Bangunan bercat kuning pucat itu terletak 200 meter dari Masjidil Haram.
Baca Juga:
Adalah rumah di mana Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Banyak orang menyebutnya sebagai Rumah Maulid. Bangunan berukuran 10x18 meter tersebut dipercaya banyak sumber adalah rumah kakeknya Nabi yang bernama Abdul Muthalib.
Kini, bangunan tersebut sudah beralihfungsi menjadi perpustakaan. Ada alasan khusus kenapa akhirnya tempat bersejarah tersebut diubah fungsinya.
Baca Juga:
Terkait pengubahan fungsi bangunan, dijelaskan Quraish Shihab dalam bukunya yang berjudul ‘Haji dan Umrah Bersama M. Quraish Shihab’, Nabi Muhammad SAW memberikan rumah tempat kelahirannya tersebut kepada Aqil, putra pamannya Abu Thalib. Rumah itu kemudian beralih kepemilikannya kepada Muhammad bin Yusuf Atstsaqafi.
"Tiba suatu waktu penguasa meruntuhkannya karena khawatir disakralkan," tulis Quraish Shihab. Sejak itu rumah Nabi terbengkalai selama sekian lama sebelum akhirnya Arab Saudi menjadikan lokasi rumah kelahiran Nabi sebagai perpustakaan pada 1370 H hingga saat ini.
Dalam riwayat lain, tempat kelahiran Nabi dikisahkan dulunya dikenal dengan sebutan lembah Abu Thalib. Aqil bin Abi Thalib menempati rumah tersebut ketika Nabi berhijrah ke Madinah. Keturunan Aqil yang selanjutnya menempati rumah itu sebelum akhirnya dibeli oleh Khizran.
Dalam perkembangannya, di lokasi tersebut sempat dibangun sebuah masjid oleh Al-Khaizuran, ibu dari Khalifah Harun al-Rasyid, khalifah kelima Dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad. Namun, bangunan itu kemudian dihancurkan dan dijadikan perpustakaan oleh Syekh Abbas Ottoman (1370 H/1950 M).
Kini, kaum Muslimin dengan mudah mengenali tempat itu karena di atasnya tertulis Maktabah Makkah al-Mukarramah yang berarti perpustakaan Makkah al-Mukarramah.
Lalu, apa saja yang ada di dalam bangunan tersebut?
Beberapa sumber menjelaskan bahwa selain buku-buku, di bagian sebelah kiri bangunan itu digunakan sebagai gudang untuk menyimpan barang-barang yang tak terpakai. Sementara pada bagian kanan, langsung berhadapan dengan tempat pengambilan air Zamzam.
Bagian belakangnya berbatasan dengan jalanan yang biasa dilalui baik oleh masyarakat maupun jamaah haji (dan umrah) yang ingin melaksanakan ibadah ke Masjid al-Haram.
Semoga bangunan ini bisa jadi pengingat juga sebagai pembelajaran bagi kita semua untuk tetap menghargai sejarah dan lebih mencintai Nabi Muhammad SAW.
(okezone.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) menggelar Webinar Diskusi Publik Meraj
TNI/Polri
Jaga Semangat Ibadah di Usia Senja, Rumah Yatim Salurkan Paket Alat Sholat untuk 20 Lansia Dhuafa di Pekanbaru
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore
Lingkungan
Kemnaker dan BAZNAS Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Mustahik dan Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perkebunan adalah kekuatan dasar Riau yang harus diubah menjadi kesejahteraan rakyat. Perkebunan merupakan kekua
Ekbis
Polisi Bongkar Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau, 8 Tersangka Diamankan
Hukrim
Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Imbau Masyarakat Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak membongkar sindikat pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang be
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jumlah hotspot (titik panas) di Riau terus bertambah. Pagi ini pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofis
Lingkungan