Kamis, 11 Juni 2026 WIB

Viral Bocah Tuna Netra Hafal Alquran dan Perkalian Meski Tak Pernah Sekolah

Harijal - Jumat, 25 Januari 2019 09:28 WIB
Viral Bocah Tuna Netra Hafal Alquran dan Perkalian Meski Tak Pernah Sekolah
(Foto: Joni Banne/Okezone)
Fahrul saat menghafal Alquran

MATENG - Media sosial kembali dihebohkan dengan munculnya bocah tuna netra di Dusun Palapi, Desa Lamba-Lamba, Kecamatan Panggale, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat yang mampu menghafal 30 juz Alquran dan perkalian secara otodidak.

Fahrul yang masih berumur 12 tahun, anak kedua dari pasangan Muh. Amin dengan Surapati menjadi viral di Facebook ketika videonya yang tengah menghafal Alquran diunggah akun Facebook bernama Ariadman Arhy. Postingan itu pun kemudian dibagikan hingga ribuan kali oleh warganet.

Fahrul yang mengalami kebutaan sejak lahir dan tak pernah mengikuti pendidikan formal ini mulai menghafal alquran sejak umur lima tahun. Ia menghafal dengan cara mendengarkan ayat suci Alquran melalui rekaman suara, hadiah pemberian sang ayah yang dibeli dari hasil upah kerja empang tradisional yang letaknya tak jauh dari rumah Fahrul.

Baca Juga:

Sebelum melantunkan ayat-ayat suci Alquran, Fahrul bocah 12 tahun penderita tuna netra ini mengambil air wudhu secara mandiri tanpa bantuan dari orang lain. Bahkan Fahrul seusai melantunkan ayat-ayat suci Alquran dilanjutkan dengan menghafal perkalian.

“Talenta yang dimiliki Fahrul tersebut mulai nampak sejak umur lima tahun, sejak itu Fahrul tak mau mendengarkan musik ataupun menonton tv namun Fahrul hanya mau mendengarkan lantunan ayat suci Alquran melalui pemutar mp3 digital," terang Muh Amin ayah Fahrul. 

Baca Juga:

(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan
Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam
Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil
Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru
Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur
Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan
komentar
beritaTerbaru