Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
JAKARTA - Massa yang ingin ikut serta dalam acara Malam Munajat 212 masih terus berdatangan ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (21/2). Mereka datang dari berbagai arah menuju Monas.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, banyak dari massa yang membawa serta anggota keluarganya. Tampak begitu banyak orang tua yang membawa anak-anak. Tak hanya itu, tidak sedikit juga lansia yang datang. Perkiraan massa yang hadir di Monas sejauh ini sekitar seribu orang. Begitu banyak pula atribut bertuliskan kalimat tauhid. Baik bendera, bendera, hingga pakaian yang dikenakan para peserta Malam Munajat 212.
Salah satu peserta acara Malam Munajat 212, Rofili (56) mengaku datang bersama dua anak dan istrinya. Dia sengaja datang ke Monas untuk berdoa agar Pemilu berjalan lancar dan damai.
Baca Juga:
"Doa bareng bareng biar dikabulin. Semoga pemilu lancar," kata Rofili di dalam kawasan Monas.
Rofili mengaku selama ini memang sering hadir dalam acara doa bersama di Monas. Termasuk Reuni 212 yang kedua pada 2 Desember 2018 lalu.
Baca Juga:
Rofili mengaku senang berada di tengah-tengah umat muslim berdoa bersama-sama kepada Yang Maha Kuasa.
"Iya ke sini kangen juga kali ya, kangen ngumpul di Monas," tutur Rofili.
Mereka yang datang mengikuti Munajat umumnya membawa kendaraan sendiri lalu diparkir di sekitar Monas. Walhasil, trotoar di sepanjang Jalan Medan Merdeka Timur hingga Jalan Kebon Sirih dipenuhi kendaraan bermotor milik massa Malam Munajat 212 yang diparkir.
Akibat acara munajat 212, polisi menutup sejumlah arus lalu lintas di sekitar Monas. Selain itu, Transjakarta pun mengalihkan rute Blok M-Kota.
Selain itu, di lokasi, bagi warga yang ingin mengikuti Malam Munajat 212 di Monas harus melewati pengamanan yang ketat. Pintu untuk peserta umum dibuka lewat depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Sebelum masuk, mereka diperiksa terlebih dahulu oleh petugas keamanan dari pihak panitia.
Pemeriksaan dilakukan secara sederhana. Pengamanan dari panitia hanya mengecek isi tas atau kantong bawaan para peserta. Korek api merupakan jenis barang yang tak diperkenankan dibawa oleh peserta.
Peserta yang kedapatan membawa korek akan diambil oleh panitia. Pengamanan di pintu VIP justru lebih longgar. Pintu VIP yang terletak di kawasan Patung Kuda tidak melakukan pemeriksaan seperti di pintu masuk biasa.
Di pintu masuk lain, pantauan CNN Indonesia TV, pemeriksaan dilakukan oleh aparat kepolisian. Pemeriksaan dilakukan dengan cara membuka tas peserta Malam Munajat 212.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (
Lingkungan
Bukan Sekedar Pemusnahan Narkoba tapi Penyelamatan Puluhan Ribu Jiwa
TNI/Polri
Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik
Lingkungan
Jusuf Kalla Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menambah rute penerbangan i
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Opsnal Polsek Senapelan meringkus sorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini mere
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau saat ini dilaporkan masih harus menjalani perawatan intensif di rum
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herma
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, memimpin langsung prosesi pelantikan puluhan pejabat di lin
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Kedua
Pemerintahan