Rabu, 16 September 2026 WIB

Kisah Mualaf, Makanan Halal Antarkan Pria Jepang Masuk Islam

Harijal - Kamis, 24 Oktober 2019 06:23 WIB
Kisah Mualaf, Makanan Halal Antarkan Pria Jepang Masuk Islam
(Foto: Muslim Guide)
Makanan halal Jepang

Makanan halal Jepang (Foto: Muslim Guide)Umat Islam diwajibkan makan makanan halal. Mereka juga dilarang menyantap makanan haram. Hanya makanan dan minuman halal yang diperbolehkan.

Seorang pria Jepang, Kazushige Kobayashi menceritakan kisahnya menjadi seorang mualaf. Pada awalnya ia hanya tertarik dengan konsep makanan halal dan minuman halal. Lalu ia mencari tahu dan menemukan hubungan antara makanan dan minuman halal dengan kesehatan tubuh.

Baca Juga:

Akhirnya dia mencoba berbagai makanan halal di Jepang dan ternyata menyukainya. “Ini ada aplikasi makanan dan minuman halal berbahasa Jepang,” kata Kobayashi.

Ia menunjukkan aplikasi halal gourmet Japan. “Shinjuku Gyoeb Ramen Ouke makanan halal milik pengusaha Muslim Jepang,” terangnya.

Baca Juga:

Seperti dilansir NU Online, Kobayashi mengaku mulai tertarik pada Islam karena konsep makanan dan minuman halal tersebut. Akhirnya makanan halal mengantarkannya membaca kalimat syahadat di Gedung PBNU, Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia membaca dua kalimat syahadat dibimbing Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Ia mengaku tak ada paksaan dari siapa pun atas niatnya menjadi mualaf.

Kiai Said usai menuntun Kobayashi mengucapkan dua kalimat syahadat, lalu menambahkan Abdullah untuk nama depannya. Kini ia bernama Abdullah Kazushige Kobayashi.

Kiai Said menjelaskan, Islam adalah agama damai dan mengajarkan kedamaian. Agama selamat dan menyelamatkan.

"Orang itu adalah orang yang saya selamat dan orang lain selamat, orang Islam menyelamatkan lingkungannya, menyelamatkan sekitarnya. Kalau ada orang Islam yang membuat orang lain ketakutan, itu bukan orang Islam," tegasnya.

Islam berasal dari kata salamatun, artinya selamat dan menyelamatkan atau Islam berasal dari kata taslim, artinya menyerahkan diri kepada Allah secara total.

"Islam itu membawa misi membawa perdamaian dan penyerahan diri secara total kepada Tuhan," pungkas Kiai Said.

Kobayashi merupakan pria kelahiran 1984 di Distrik Shizuoka, Jepang. Keluarganya mengetahui ia akan memeluk agama Islam dan mereka mengizinkan.


(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, Siswa Kembali PJJ
Kualitas Udara Siak Sangat Tidak Sehat
Fithriady Syam Pemenang LKTJ Raja Ali Kelana 2026
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK, Desak Hukuman Maksimal
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi
komentar
beritaTerbaru