Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal menyewakan dua kapal penyimpanan terapung (floating storage) kepada produsen bahan bakar nabati (BBN) di Balikpapan mulai 1 Januari 2019.
Penyewaan dilakukan untuk memperlancar penyaluran bahan baku biodiesel (fatty acid methyl ester/FAME) yang akan dicampur pada minyak Solar dalam program B20, khususnya di wilayah Indonesia Bagian Timur.
"Floating storage punya Pertamina karena kalau kita urus (kapal) dari luar itu perlu izin lingkungan lagi, perlu izin macam-macam," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai menghadiri rapat koordinasi di kantornya, Senin (19/11).
Baca Juga:
Selain tak perlu lagi mengurus perizinan, penggunaan kapal Pertamina juga akan menghemat waktu karena kapal sudah dilengkapi koordinat lokasi yang dibutuhkan. Nantinya, skema penyewaan akan dilakukan antar badan usaha (business to business/BtoB).
"Jadi itu tidak sekedar menaruh (FAME) di kapal," ujar Darmin.
Baca Juga:
Setelah menerima pasokan fame, kilang atau TBBM akan melakukan pencampuran dengan minyak Solar untuk menghasilkan produk B20. Setelah itu distribusi ke SPBU akan dilakukan oleh Pertamina.
Ketua Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengungkapkan, tadinya, produsen ingin menggunakan floating storage untuk pengiriman mulai 1 Desember 2018 di mana pengadaan sewa kapal dilakukan oleh produsen biodiesel. Namun, dalam rapat koordinasi mengemuka bahwa kapal yang digunakan tidak boleh sembarang kapal karena harus memenuhi persyaratan dan sertifikat perizinan tertentu.
"Harus ada sertifikat dari Pertamina, tangkinya. Pada saat itu, belum terpikir,"ujarnya.
Senior Vice President of Shipping Pertamina Alfian Nasution menyatakan kesiapan perseroan untuk menyediakan floating storage.
"Kami siap menyediakan. Biaya sewanya belum diputuskan tetapi BtoB. 1 Januari 2019 mudah-mudahan bisa jalan," ujarnya.
Secara terpisah, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana mengungkapkan pemerintah, Pertamina, dan badan usaha produsen BBN telah menyepakati jumlah titik penyaluran BBN dipangkas dari 112 titik menjadi 25 titik mulai 1 Januari 2019. Sebanyak 22 sisanya merupakan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan tiga sisanya merupakan kilang pengolahan.
"Pertimbangannya dengan melihat efektifitas, kemampuan, efisiensi, serta mempertimbangkan ketersediaan kapal," ujarnya.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, membuat jaja
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri