Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Dianggap Berbahaya, JK Minta Tabloid Indonesia Barokah Dibakar

Harijal - Minggu, 27 Januari 2019 12:46 WIB
Dianggap Berbahaya, JK Minta Tabloid Indonesia Barokah Dibakar
(Doc.Net)
Wakil Presiden, Jusuf Kalla

JAKARTA - Wakil Presiden sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla menyesalkan pengiriman tabloid Indonesia Barokah ke masjid-masjid di berbagai daerah di Indonesia.

JK meminta tabloid yang sudah dikirimkan untuk segera dibakar. Pasalnya JK khawatir isi dan muatan tabloid itu dianggap berbahaya.

“Ya itu karena melanggar aturan apalagi mengirim ke masjid. Saya nanti harap jangan dikirim ke masjid. Semua yang (sudah tiba di) masjid-masjid itu dibakarlah, siapa yang terima itu,” kata JK di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, (26/01/2019).

Baca Juga:

JK menekankan untuk tidak menjadikan masjid jadi tempat penyebaran hoax.

“Jangan masjid jadi tempat bikin hoax macam-macam. Jangan diadu,” ujarnya.

Baca Juga:

JK sudah meminta jajaran DMI tidak menerima tabloid tersebut.

“Iya, kita sudah perintahkan DMI untuk kasih tahu bahwa jangan masjid menerima itu. Karena berbahaya,” ujarnya.

Dia mengaku belum membawa tabloid ‘Indonesia Barokah’ tersebut. JK lalu mengingatkan soal kasus Tabloid Obor Rakyat.

“Belum (baca), cuma lihat di media anda semua isinya. Jangan seperti Obor Rakyat jaman dulu. Itu kan masuk penjara, dihukum kan,” pungkas JK.

(jarrak.id)

SHARE:
beritaTerkait
Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik
Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
komentar
beritaTerbaru