Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Imigrasi Bongkar Sindikat Kawin Kontrak dengan WN China

Harijal - Kamis, 13 Juni 2019 08:44 WIB
Imigrasi Bongkar Sindikat Kawin Kontrak dengan WN China
(Istockphoto/BrianAJackson)
Ilustrasi penangkapan.

JAKARTA - Jajaran Ditreskrimum Polda Kalimantan Barat dan Imigrasi Wilayah Kalbar membongkar dugaan sindikat perdagangan manusia dengan modus kawin kontrak di kawasan Jalan Perdana. Kota Pontianak, Kalbar, Rabu (12/6) kemarin.

"Terungkapnya tindak pidana perdagangan orang ini berkat informasi masyarakat yang mencurigakan di sebuah rumah mewah di Jalan Perdana, Kompleks Surya Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan," kata Kasubsi Penindakan Imigrasi Wilayah Kalbar Murdani seperti dikutip dari Antara, Kamis (13/6).

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Dari upaya tersebut pihaknya menemukan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal China. Bersama mereka ditangkap pula perempuan yang diduga agennya.

Baca Juga:

"Kemudian juga diamankan dua orang pemilik rumah, dan satu perempuan WNI yang merupakan korban perdagangan manusia tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan korban perdagangan orang itu diberi iming-iming uang jutaan rupiah. Pihaknya pun sudah melakukan penggeledahan di seluruh rumah mewah yang diduga sebagai tempat transaksi kawin kontrak tersebut.

Baca Juga:

Murdani menyerahkan proses hukum kasus ini kepada pihak Ditreskrimum Polda Kalbar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar melaporkan kepada pihak aparat apabila mencurigai ada aktivitas ilegal di wilayahnya sehingga bisa ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik
Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
komentar
beritaTerbaru