Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Bangunan Rusak di Papua, Dana Rekonstruksi Disiapkan Rp 100 M

Harijal - Rabu, 04 September 2019 11:03 WIB
Bangunan Rusak di Papua, Dana Rekonstruksi Disiapkan Rp 100 M
Foto: dok. Kementerian PUPR

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi Jayapura, Papua, pada Selasa (3/9/2019). Kunjungan itu dilakukan atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melihat dampak kerusuhan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Sejumlah bangunan yang ditinjau di antaranya Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), Kantor Bea Cukai Jayapura , Kantor Gra Pari Telkomsel, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Kantor Perum LKBN Antara dan Lapas Kelas II Abepura, Jayapura. Semuanya rusak.

Gedung Bea Cukai yang tergolong parah. Bangunan terlihat kaca dalam keadaan pecah, dinding serta kusen jendela dan pintu bangunan hangus terbakar. Hampir sama, Kantor Majelis Rakyat Papua seluruh bangunannya habis terbakar, hanya tersisa dinding-dinding yang juga kondisinya sudah terkelupas.

Baca Juga:

Kantor KPU Papua juga dalam keadaan rusak berat. Bagian depan bangunan jendela, kaca, plafon habis terbakar. Sementara bangunan bengkel workshop bagi para penghuni lapas yang berada di dalam lapas Kelas II Abepura seluruh bangunan habis terbakar hanya tersisa dinding-dinding yang juga kondisinya sudah terkelupas.

"Kami datang ke Jayapura untuk melihat langsung kerusakan kejadian demo kemarin. Mudah mudahan kalau sudah diinventarisasi dan diidentifikasi bisa cepat ditangani," ungkap Basuki dalam keterangan resmi, dikutip CNBC Indonesia pada Rabu (4/9/2019).

Baca Juga:

Selain bangunan milik pemerintah, Basuki juga meninjau sekitar 200 kios-kios dan rumah penduduk yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Basuki lantas memerintahkan jajarannya segera melakukan pembersihan puing-puing agar masyarakat tidak menyimpan trauma dan dapat segera kembali beraktivitas seperti sediakala.
Dari sisi kebutuhan anggaran, untuk bangunan pemerintah yang rusak akan direkonstruksi dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 100 miliar yang berasal dari APBN.

Sementara untuk kios dan rumah penduduk yang rusak akan menggunakan dana stimulan yang berasal dari anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pelaksanaannya akan diatur dengan Peraturan Presiden.

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik
Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
komentar
beritaTerbaru