Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
JAKARTA - Kehadiran ulama kondang ustaz Abdul Somad untuk mengisi ceramah di Komisi Pemberantsan Korupsi menuai polemik. Ternyata kedatangan UAS ke gedung KPK itu sempat dilarang oleh pimpinan dengan alasan UAS sangat kontroversial. Namun, sikap beda terjadi di TNI, mereka malah mengundang UAS secara resmi.
Dilansir dari instagram resmi UAS @ustadzabdulsomad_official, Kamis 21 November 2019, dia bahkan menunjukkan jika dapat undangan resmi dari Markas Besar TNI AD untuk mengisi tausiyah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. UAS diundang oleh Direktorat Keuangan TNI AD pada Selasa 18 November 2019 pukul 08.00 WIB.
Undangan resmi tersebut langsung ditandatangani oleh Brigjen TNI Temas. Kehadiran UAS tampak disambut hangat oleh keluarga besar TNI AD. Dia juga mendapatkan kenang-kenangan usai mengisi ceramah. Prajurit TNI juga terlihat bergantian meminta foto bersama.
Baca Juga:
Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan lembaganya sempat mencegah kehadiran Ustaz Abdul Somad untuk mengisi ceramah di kantornya. Agus menyebut bahwa kehadiran UAS, begitu ustaz Abdul Somad karib disapa, bukanlah undangan resmi secara kelembagaan.
"Kalau Ustaz Somad sama sekali bukan lembaga. Jadi ada beberapa staf yang pada waktu itu kajian zuhur undang Ustaz Somad. Bahkan sebelumnya malamnya diberitahu, sebetulnya pimpinan sudah mencegah," kata Ketua KPK Agus di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu, 20 November 2019.
Baca Juga:
Agus berdalih pencegahan dimaksud bukan mengenai kapasitas ilmu UAS, melainkan lantaran UAS termasuk yang berpihak saat Pemilu 2019. Agus beralasan hal ini untuk menjaga KPK tak dinilai berafiliasi politik tertentu.
"Bukan mencegah kapasitas UAS, tapi kan di beberapa waktu lalu pernah ada kontroversi ya mengenai beliau. Kami mengharap kalau yang khotbah di KPK itu orang yang inklusif orang yang tidak berpihak pada aliran tertentu. Harapan kita semuanya begitu," kata Agus.
Agus mengakui malam harinya, sebelum UAS ceramah di KPK, pimpinan sudah diberitahu. Karena itu pimpinan KPK, tekan Agus, sempat meminta agar tak mengundang UAS.
"Malamnya kita diberitahu ada UAS mau kajian zuhur. Kita sudah jangan, jangan diundang," kata Agus.
(vivanews.com)
kabarmelayu.com,INHIL Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 04.02 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Korps Kadet Republik I
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, membuat jaja
Hukrim
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri