PWRI Riau Berharap Pensiunan ASN Terus Berkontribusi Untuk Masyarakat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengatakan saat ini memang sudah ada Pramudya. Tetapi Pramudya masih muda dan belum berpengalaman. "Sampai saat ini kita masih mencari, kita masih ada waktu sampai tanggal 15 Januari," ujar Aji Santoso.
Namun dalam proses pencarian pemain posisi stopper itu, Aji mengaku sulit mendapatkannya.
Baca Juga:
"Tetapi jujur agak sulit juga mencari pemain. Kita tinggal mencari pemain satu lagi Stopper. Kita tau ada Pramudya masih muda, masih perlu jam terbang. Tapi kalau tidak ada ya kita siap dengan pemain yang ada saja," katanya.
Posisi Stopper sangat penting untuk ditambah, karena perannya menjadi penentu strategi saat bermain di lapangan. Apalagi PSPS bertekad kembali ke kasta tertinggi di Liga 1 Indonesia.
Baca Juga:
Sekretaris PSPS Pekanbaru, M Teza Taufik mengatakan, sesuai dengan kebutuhan pelatih, saat ini memang dibutuhkan pemain yang berposisi sebagai stopper.
"Memang sudah ada Stopper seperti Pramudya, tetapi Pramudya kan masih butuh jam terbang dan butuh pengalaman. Makanya pelatih butuh butuh stopper," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, memang saat ini selain Pramudya juga ada Maman Abdurrahman dan Douglas yang menjadi Stopper tetapi jika mereka mengalami cidera atau terkena akumulasi kartu tentunya harus ada penggantinya sebagai stopper.
"Makanya kita butuh pelapis. Sesuai dengan kebutuhan pelatih. Tetapi kalau memang tidak ada nanti pemain yang ada akan lebih dimaksimalkan. Karena kan transfer pemain batas waktunya hingga 15 Januari," ujarnya, Selasa (14/1/2025).
Diketahui, untuk transfer pemain telah dibuka sejak 19 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025. Artinya tinggal 2 hari lagi untuk Aji Santoso mencari pemain yang dibutuhkannya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Burh
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 534 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kota
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala Kantor Imigrasi Siak Doly Samuel Mulatua Tambunan bersama rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pe
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Musibah kebakaran menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampa
Peristiwa
Penanaman Jagung Kuartal III Polsek Kandis, Memantau, Merawat dan Mendampingi Swasembada Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat berada pada kategori tidak sehat pada Rabu (12/8/2026) pagi. Namun, kond
Lingkungan
kabarmelayu.com,MATARAM Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief MBA, menyoroti rendahnya jumlah produk Usaha Mikro, Kecil, d
Parlemen
kabarmelayu.com, INHIL Sebanyak 22 perusahaan perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang telah beroperasi selama bertahuntahun,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri T
TNI/Polri