Pendataan Honorer Non Database Siak Harus Bebas Pungli
kabarmelayu.comPEKANBARU Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan larangan keras terhadap praktik pungutan liar (Pungli) dalam proses pe
Pemerintahan
Sebagaimana diketahui, skuad Garuda kala itu bertindak sebagai tuan rumah dan sanggup mendulang poin penuh berkat gol tunggal Ole Romeny pada menit ke-24.
Sayangnya, kemenangan yang menjaga asa Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 itu dinodai oleh aksi suporter. FIFA mendapati pendukung skuad Garuda melontarkan slogan bernadaxenophobia ujaran kebencian terhadap orang asing pada kubu tamu.
Laporan mereka mencatat, ada sedikitnya 200 sampai 300 suporter dari tribun utara dan selatan yang menunjukkan perilaku diskriminatif tersebut. Kejadian itu menyebabkan FIFA mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan hukuman, salah satunya berupa denda yang nominalnya hampir setengah miliar.
Baca Juga:
"Kemarin kita sudah mendapatkan surat dari FIFA dengan referensi FDD-23338 tentang Pasal 15 Diskriminasi. Jadilah Keputusan dari FIFA yang menyatakan PSSI harus bertanggung jawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang dimainkan tanggal 25 Maret 2025 lalu," papar Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga dalam rekaman peryataan yang dibagikan federasi.
"Berdasarkan laporan pertandingan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter tuan rumah Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Peristiwa terjadi di sektor 19, disebabkan oleh suporter Indonesia pada menit ke-80. Sekitar 200-300 suporter tuan rumah meneriakkan sloganxenophobia. Akibatnya, yang pertama PSSI didenda hampir setengah miliar yaitu sekitar 400 juta lebih," tambahnya.
Baca Juga:
Tak hanya denda, FIFA juga menghukum PSSI dengan meminta pengurangan 15 persen jumlah penonton saat laga kandang Timnas Indonesia selanjutnya, khususnya di area tribun belakang gawang. Kalau pun ingin tetap diisi, pihak federasi sepak bola internasional secara khusus meminta agar PSSI memberikan slot penonton kepada komunitas anti diskriminasi, dengan turut menyertakan spanduk yang melawan diskriminasi di area tribun.
"Yang kedua, PSSI diminta FIFA untuk memainkan pertandingan berikutnya dengan jumlah penonton terbatas, yakni menutup sekitar 15 persen dari kursi yang tersedia. Dan ini terutama di tribun di belakang gawang, artinya di utara selatan. Kita harus memegang plan kepada FIFA, rencana tempat duduk,10 hari sebelum pertandingan," kata Arya lagi.
"FIFA juga memberikan alternatif, boleh saja (kapasitas) 15 persen itu diberikan, tetapi kepada komunitas anti diskriminasi atau komunitas khusus. Mereka nantinya harus memasang spanduk anti diskriminasi," tutur Anggota Exco PSSI
Terakhir, PSSI turut diminta menyusun rencanamelawan tindak diskriminasi agar tak kembali terulang di kancah sepak bola Indonesia pada masa mendatang.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga tak menampik hukuman-hukuman yang dijatuhkan FIFA cukup berat, tetapi harus siap ditanggung serta dijadikan pembelajaran.
"FIFA meminta kepada PSSI untuk bikinplanningrencana komprehensif melawan tindakan diskriminasi di sepak bola Indonesia. Ini adalah hal yang berat yang kita terima karena FIFA itu memiliki prinsip kesetaraan, kemanusiaan, saling menghargai dan saling menghormati," ujar Arya.
P"Jadi tidak boleh ada hate speech, ujaran kebencian, tidak boleh ada rasisme, tidak boleh ada xenophobia, dan lain-lainnya. Ini pembelajaran bagi kita semua, jelas merugikan kita semua, tapi kita harus tanggung bersama-sama," tandasnya.
Liputan6
kabarmelayu.comPEKANBARU Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan larangan keras terhadap praktik pungutan liar (Pungli) dalam proses pe
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan larangan keras terhadap praktik pungutan liar (Pungli) dalam proses pe
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Hingga saat ini, Provinsi Riau telah memiliki tiga Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi. Dua sekolah berada di Ko
Pendidikan
Anggota Koramil 032105/RM lakukan Pendampingan Tanaman Kacang Panjang
TNI/Polri
kabarmelayu.comJAKARTA Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mendukung upaya anggota DPR RI Hendry Munief MBA untuk mempe
Parlemen
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau merespons aksi penolakan rencana relokasi warga eks Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke w
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Warga Desa Limau Manis, RT 01, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dikejutkan kemunculan seekor
Peristiwa
kabarmelayu.comPEKANBARU Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum),
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pesan terakhir yang diduga ditulis SH, seorang karyawan kafe di Kota Pekanbaru, viral media sosial usai karyawan
Peristiwa
Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Samsuri Daris, mendorong Pemerintah Provinsi Riau a
Parlemen