Kamis, 05 November 2026 WIB

APBD Mengecil dan Tunda Bayar Menghantui, DPRD Riau Minta BUMD Tingkatkan Kontribusi PAD

Redaksi - Jumat, 24 Januari 2025 14:05 WIB
APBD Mengecil dan Tunda Bayar Menghantui, DPRD Riau Minta BUMD Tingkatkan Kontribusi PAD
Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Pertama dalam sejarahnya Pemprov Riau mengalami defisit anggaran dan tunda bayar besar-besaran. Dikabarkan nilainya mencapai ratusan milyar pada APBD tahun 2024.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPRD Riau Dapil Pelalawan, Abdullah, meminta Pemprov meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Riau.

"Kita harapkan dengan kondisi keuangan yang sedang kurang baik ini disadari oleh top manajemen BUMD Pemprov Riau atau badan usaha yang ada penyertaan modal Pemprov Riau di dalamnya. Kita minta agar kinerja mereka ditingkatkan. Penetrasi bisnisnya makin dikencangkan, sehingga harapan kita bersama adanya kontribusi PAD yang signifikan." kata Abdullah.

Baca Juga:

Dia menegaskan Pemprov Riau jangan selalu mengandalkan transfer keuangan dari pemerintah pusat ke daerah (TKD) sebagai sumber utama APBD Riau. Namun setiap tahun Pemprov menargetkan PAD naik secara konstan dan signifikan.

"Pada akhirnya keuangan yang sehat itu ditandai dengan sumber pendapatan non TKD yang besar. Jika TKD tinggi dan PAD tinggi tentu itu lebih baik. Riau ini negeri dengan SDA dan SDM yang melimpah. Tinggal BUMD melakukan ekspansi bisnis dengan maksimal. Olahlah SDA ini sebaik mungkin sehingga kita bisa mandiri tanpa mengandalkan bantuan pusat." tegas sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau ini.

Baca Juga:

Sebagai wakil rakyat, dia sering mendapatkan masukan bagaimana BUMD dapat memberikan kontribusi yang nyata untuk daerah. Dia melihat potensi BUMD masih prospek dalam jangka panjang.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Bupati Inhil Minta OPD Tuntaskan Kegiatan Tepat Waktu
PDAM Tirta Siak Dievaluasi, Perkuat Pengelolaan
Naik Rp214 M, APBD-P Pekanbaru 2026 Disahkan Rp3,26 Triliun
Evaluasi BUMD Riau Diperketat
Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja
Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru