Teror Harimau di Pulau Burung, BBKSDA Riau Pantau Gunakan Drone
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun ke Desa Danai Kecamatan Pulau Burung Kabupaten
Peristiwa
RDP yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ir. Junaidi itu juga dihadiri Ketua DPRD Inhil Iwan Tarunan dan ketua komisi serta anggota komisi. Turut hadir Pj Bupati Inhil diwakili Asisten III Fajar Husen, Kadis Haryono, Sekretaris Bappeda Roni, DLHK Inhil dan undangan lainnya.
Ketua PPWI Inhil, Rosmely dalam pernyataannya menegaskan, ke depannya ada keterbukaan dan transparansi terkait dana CSR seluruh perusahan.
Karena informasi di lapangan, bertahun-tahun perusahaan meraup keuntungan di Kabupaten Inhil namun masyarakat kesulitan merasakan manfaatnya.
Baca Juga:
"Kami meminta hearing di DPRD karena selama ini media tidak pernah mendapatkan informasi terkait bagaimana penyaluran dana CSR ini sudah dilaksanakan atau tidak," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Fajar Husin PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhil menegaskan bahwa sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 9 Tahun 2020, badan usaha memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Baca Juga:
"Setiap perusahaan memiliki komitmen untuk berperan serta dalam pembangunan berkelanjutan," ujarnya.
Dinas Sosial juga menambahkan bahwa dalam penyaluran CSR, terdapat beberapa kriteria penerima yang harus diprioritaskan, seperti kelompok masyarakat miskin, penyandang disabilitas, masyarakat di daerah terpencil, korban bencana, serta individu dengan permasalahan sosial lainnya.
Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil dalam keterangannya menyebutkan bahwa pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator dalam program CSR, sedangkan implementasi sepenuhnya bergantung pada komitmen perusahaan.
"Banyak kendala yang masih dihadapi, salah satunya adalah minimnya perusahaan yang menyelaraskan program CSR mereka dengan permasalahan yang diusulkan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang)," jelas Sekretaris Bappeda Roni.
Menanggapi tersebut, DPRD Inhil menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan yang tidak menyalurkan dana CSR secara transparan dan sesuai ketentuan.
"Kami akan mendorong regulasi yang lebih ketat agar perusahaan benar-benar menjalankan kewajiban CSR mereka dengan akuntabilitas tinggi," minta pimpinan Rapat Amd Junaidi.
Hearing ini menjadi langkah awal dalam mendorong transparansi dan efektivitas pengelolaan CSR di Kabupaten Inhil. Dengan adanya keterlibatan pemerintah, DPRD, media, dan masyarakat, diharapkan dana CSR dapat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(me)
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun ke Desa Danai Kecamatan Pulau Burung Kabupaten
Peristiwa
Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea bertemu langsung dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir. Dal
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menyusul anjloknya harga kelapa tingkat petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh angka Rp1
Ekbis
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Hukrim
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keluhan warga Jalan Jati Jajar I, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim, terkait serangan lalat yang diduga
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Pekanbaru m
Pemerintahan
Viral Kasus Pelecehan Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerjasama Debt Colector
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Pemerintahan