Senin, 27 April 2026 WIB

Bujang Kampung ke-19 di Muara Kelantan Dihadiri Utusan Lembaga Pertanahan Belanda

Harijal - Senin, 27 Juni 2022 22:02 WIB
Bujang Kampung ke-19 di Muara Kelantan Dihadiri Utusan Lembaga Pertanahan Belanda
Foto: Diskominfotik Siak

SIAK, kabarmelayu.com - Ada yang spesial pada pelaksanaan Program "Bupati Bekerja dan Ngantor di Kampung" yang disingkat program "Bujang Kampung" yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mandau, Jumat (23/06/22). 

Dua orang Warga Negara Belanda, hadir ke Kampung Muara Kelantan untuk melihat upaya konsolidasi pemangku kepentingan bersama masyarakat dalam program Bujang Kampung, khususnya terkait pola penanganan permasalahan PTSL oleh Pemkab Siak.

Eva-Maria Unger dan Rohan Bennett, senior advisor dari The Netherland Cadastre asal Belanda, merupakan perwakilan dari lembaga negeri kincir angin yang telah bekerjasama dengan Kementerian ATR dan BPN dalam hal sistem pendaftaran tanah modern sejak Tahun 2020 silam.

Baca Juga:

Kehadiran Eva dan Rohan disambut baik oleh Bupati Siak Alfedri dan Wabup Husni Merza, bersempena pelaksanaan Program Bujang Kamping ke-19 Tahun 2022. Turut hadir Kepala OPD di lingkungan Kabupaten Siak, Camat Sungai Mandau, Penghulu se-Kecamatan Mandau, beserta sejumlah tokoh masyarakat.

"Menariknya indikator keberhasilan program Bujang Kampung yang digagas dengan prinsip gotong royong mendekatkan pelayanan ke kampung-kampung ini, ternyata tidak hanya sebatas dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat kampung saja, tapi juga dapat mengundang rasa ingin tahu beberapa pihak dari luar Kabupaten Siak untuk melihat langsung pelaksanaannya, kali ini dari Nagara Belanda," sebut Alfedri.

Baca Juga:

Sementara itu Eva menjelaskan serangkaian agenda kunjungan kerjanya ke Indonesia, diantaranya akan melaksanakan pertemuan bersama Kementerian ATR / BPN, melaksanakan kunjungan ke kantor-kantor tanah lokal, kunjungan JKPP, BIG dan WB ke UGM. Selain itu mereka dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan Yogyakarta ke Kalimantan untuk melihat penanganan PTSL / PALAR.

"Kami mempelajari persoalan terkait lahan yang menjadi tantangan bagi desa yang indah ini. Menariknya ada solusi dengan kehadiran Bupati yang datang ke kampung-kampung seminggu sekali," kata dia.(*)

SHARE:
beritaTerkait
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030
komentar
beritaTerbaru