Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Ahmad Hijazi: Arsip Merupakan Jati Diri Bangsa

Harijal - Kamis, 15 Desember 2016 19:45 WIB
Ahmad Hijazi: Arsip Merupakan Jati Diri Bangsa
humas riau
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi saat membuka Pameran Citra Kearsipan di gedung Badan Perpustakaan, Arsip & Dokumentasi Provinsi Riau.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan, keberadaan arsip sangat penting untuk keberlangsungan generasi berikutnya. Bahkan menurutnya, arsip sudah menjadi jati diri bangsa.

"Kalau tidak ada arsip, tidak akan ada sejarah," kata Sekda usai membuka pameran citra kearsipan di gedung arsip BPA Riau. Kamis (15/12/16).

Sejarah bangsa, negara dan pahlawan-pahlawannya diketahui karena arsip. Sudah saatnya, kata Hijazi, masyarakat tergerak untuk menggali lagi sejarah bangsa dan negara.

Baca Juga:

"Terutama kita di Riau, menggali kebudayaan dan sejarah kita," kata mantan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Riau ini.

Mengenai tema yakni Pahlawan Integritas, kata Hijazi, terkait dengan pahlawan yang mempunyai jati diri, berperilaku jujur dan kreatif. "Mereka (pahlawan, red) yang bertanggung jawab atas pekerjaannya. Itu tetap kita ketahui lagi dari keberadaan arsip. Artinya arsip merupakan jati diri kita," ulang Hijazi.

Baca Juga:

Pameran Citra Arsip ini diharapkan memberi pengaruh besar kepada masyarakat Riau untuk menggali kembali sejarah dan kebudayaan. "Karena arsip memberikan kita gambaran akan masa lampau. Kita tahu dan bisa belajar akan hal-hal di masa lampau," kata Hijazi.

Dirinya berharap, instansi terkait, dalam hal ini BPAD Riau terus melakukan upaya-upaya dan terobosan yang menguatkan tentang kearsipan.

Sementara itu, Kepala BPAD Riau, Yoserizal Zen, menjelaskan, kelemahan kearsipan Riau selama ini salah satunya adalah keberadaan arsiparis. Dimana sudah berlangsung bertahun-tahun, Riau hanya memiliki maksimal 13 pegawai arsiparis.

"Alhamdulillah tahun ini sudah bertambah 45 orang. Ini sangat memudahkan pekerjaan kita. Karena yang akan kita gali itu bukan hanya satu daerah, tapi setidaknya 12 kabupaten/kota, bahkan ada yang berkaitan dengan kearsipan kita di luar negeri," jelas Yoserizal.

Dalam kesempatan itu, Yoserizal menyampaikan, keberadaan arsiparis ini akan diupayakan terus ditambah. Karena jumlah 45 orang itu, kata Yoserizal, terbilang juga masih kurang.(rec)

SHARE:
beritaTerkait
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru