Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Dispusip Kabupaten Siak Gelar Lomba Perpustakaan Kampung dan Sekolah Tahun 2024

Redaksi - Senin, 22 Juli 2024 17:29 WIB
Dispusip Kabupaten Siak Gelar Lomba Perpustakaan Kampung dan Sekolah Tahun 2024
Foto: Dispusip Kabupaten Siak
SIAK, kabarmelayu.com – Dalam upaya meningkatkan pelayanan perpustakaankampungdan Sekolah sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Siak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) mengadakan Lomba Perpustakaan Kampung se-Kabupaten Siak Tahun 2024.

Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Anak Kantor DIspusip yang dibuka secara resmi oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak Hj Salmiah Safitri M. Pd, Senin (21/07/24).

Hadir pada kesempatan ini Sekretaris Dispusip Dra Hj Nining Riskianti M. Si, Kabid Perpustakaan Ratna wilus S. Sos M. Si, Kabid Arsip Hj Wan Robiah, kasi Pelayanan dan otomatisasi Perpustakaan T. Wendy Wahyudi ST., dan seluruh peserta lomba.

Baca Juga:

Kadis Dispusip Kabupaten Siak Hj Salmiah Safitri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Lomba perpustakaan Kampung dansekolah ini bertujuan untuk memotivasi terselenggaranya perpustakaan yang bermutu, mewujudkan Kegemaran membaca bagi anak didik dan masyarakat,serta mendukung masyarakat dalam mencapai Indonesia Maju melalui peran perpustakaan Kampung dan Sekolah.

"Maka dari itu melalui kegiatan Lomba ini para juara diharapkan menjadi pelopor dan penggerak di kabupaten Siak dengan harapan perpustakaan di kabupaten Siak terus berinovasi untuk meningkatkan nilai indek pembangunan literasi (IPLM)," kata Salmiah.

Baca Juga:

Menurut Salmiah Safitri, yang perlu diketahui bahwa Perpustakaan kampungdansekolah menempati posisi yang strategis dalam mendukung peningkatan SDM masyarakat di Kampung dan juga merupakan sarana peningkatan kualitas SDM yang mudah dijangkau oleh masyarakat kampung itu sendiri.

"Para pengelola Perpustakaan Kampung dan Sekolah diharapkan untuk terus berinovasi, melakukan berbagai langkah strategis, guna membantu mengatasi salah satu permasalahan pokok di Kabupaten Siak, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui perannya sebagai motor penggerak budaya baca," terangnya.

Lomba perpustakaankampungdansekolah ini memberikan banyak manfaat, antara lain:
– Meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di kampungdansekolah
– Menstimulasi kreativitas pengelola perpustakaan.
– Memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan.
– Mempromosikan budaya literasi di daerah terpencil

Terakhir pesan Salmiah Safitri kepada peserta lomba yang meraih juara dalam konpetisi ini agar menjadi motivator di sekolahdankampungnya masing-masing.

Sementara itu, Ratna Wilis S. Sis MSi selaku kabid Perpustakaan menyebutkan bahwa Kegiatan lomba Perpustakaan Kampung dansekolah ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya.

Ratna Wilis menjelaskan bahwa Lomba perpustakaan kampunng atau sekolah merupakan ajang bergengsi yang mencari perpustakaan Kampung dansekolah terbaik di Indonesia.

"Acara ini biasanya diselenggarakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kabupaten, lalu provinsi, hingga nasional. Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk memacu semangat pengelola perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas layanan dan koleksi perpustakaannya," katanya.

Setiap tahapan lomba memiliki kriteria penilaian yang berbeda-beda. Pada tingkat kabupaten, penilaian umumnya difokuskan pada aspek administrasi, koleksi buku, dan program kegiatan perpustakaan. Semakin tinggi jenjang lomba, semakin kompleks pula kriteria penilaiannya. Di tingkat nasional, selain aspek-aspek tersebut, penilaian juga mencakup inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan program perpustakaan.

Bagi Kampung dansekolah yang ingin mengikuti lombaperpustakaan ini, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Pertama, pastikan perpustakaankampung atau sekolah memiliki koleksi buku yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan anak didik dan masyarakat. Kedua, buat program kegiatan perpustakaan yang menarik dan inovatif. Ketiga, lengkapi dokumen administrasi perpustakaan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Terakhir, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat, untuk mendapatkan bimbingan dan dukungan," ungkapnya.

Pada kegiatan lomba kali ini diikuti 11 Sekolah dan 14 Kampung yang mewakili kecamatan.

Adapun kreteria yang akan dinilai ada 5 Kriteria diantaranya;
1- Materi Persentasi meliputi:Kelembagaan, Ruang gedung perpustakaan , Sarana dan prasarana, Tenaga pengelola Perpustakaan, Koleksi Perpustakaan, layanan Perpustakaan, anggaran Perpustakaan, kerjasama perpustakaan, promosi perpustakaandan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.
2- Teknik persentasi
3- Penguasaan materi
4- Penampilan dan
5- Inisiasi pengembangan.

Untuk itu pada kesempatan ini kami mengharapkan bagi peserta yang berhasil dalam kompetisi ini agar lebih giat lagi dan mempersiapkan diri tampil di tingkat provinsi dan nasional nantinya. "Semoga kegiatan ini berjalan dengan sukses," tutupnya.(inf/rio)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Enam Tahanan Kabur Saat Turun dari Mobil di PN Pekanbaru
Siswi UPT SDN 019 Pandau Jaya Melaju ke Tingkat Provinsi Ajang FLS3N Cabang Menyanyi Solo
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Cara Cek dan Cetak Kartu Keluarga Tanpa Datang ke Kantor Dukcapil
Program SNT, Pusat Setujui Pembangunan Unit Sekolah Baru di Kulim
komentar
beritaTerbaru