Polresta Pekanbaru Didesak Naikkan Kasus Dugaan Mafia Solar ke Penyidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
Kabupaten Bengkalis kembali mengharumkan nama Provinsi Riau. Kabupaten ini berhasil meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award, dengan komponen nilai perencanaan kinerja 24,27, pengukuran kinerja 18,78, pelaporan kinerja 10,88 dan evaluasi akuntabilitas kinerja internal 16,21.
Kabupaten Bengkalis menjadi satu-satunya Kabupaten di Riau yang mendapat award ini. Bengkalis menjadi salah satu dari 21 provinsi/kabupaten/kota yang mendapat award dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Baca Juga:
Ini sebuah prestasi membanggakan yang menjadi bukti nyata dari kinerja pemerintahan yang efektif dan efisien. Di balik kesuksesan ini, sosok Bupati Kasmarni menjadi sorotan utama. Kepemimpinan yang kuat dan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Bengkalis dalam meraih penghargaan bergengsi ini.
Prestasi gemilang yang diraih Kabupaten Bengkalis dalam ajang SAKIP Award bukan hanya sekedar penghargaan semata. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik telah membuahkan hasil yang positif. Masyarakat Kabupaten Bengkalis pun merasakan dampak langsung dari perbaikan kinerja pemerintahan, seperti pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga:
Penghargaan hasil evaluasi SAKIP diserahkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas kepada Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bengkalis Akhmad Sudirman Tavipiyono pada SAKIP Award dengan tema "Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Akuntabilitas Untuk Indonesia Maju" di Grand Ballroom Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu 2 Oktober 2024.
Usai menerima penghargaan hasil evaluasi SAKIP, Tavip mengatakan, kenaikan nilai SAKIP dari B menjadi BB (70,14), tentu tak lepas dari kerja sama seluruh pihak. Mulai dari Tim SAKIP-RP Kabupaten Bengkalis, Perangkat Daerah dan seluruh elemen yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tinggi kepada seluruh elemen yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Peningkatan level ini, hendaknya menjadi sebuah motivasi besar bagi Perangkat Daerah untuk meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat," ungkap Pjs Bupati Tavip.
Lebih lanjutnya Tavip menegaskan, SAKIP adalah alat ukur penting dalam mengevaluasi kinerja instansi pemerintah daerah. Nilai SAKIP yang tinggi menunjukkan efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan publik, serta komitmen dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
"Dengan peningkatan nilai SAKIP ini, diharapkan akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Daerah dalam memberikan layanan yang berkualitas dan transparan," ujarnya.
Tavip mendorong agar seluruh instansi pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN) harus mengubah mindset bekerja dari mental menghabiskan anggaran menjadi mental memberi manfaat dari hasil kerja yang dilakukan. Perangkat Daerah perlu secara terstruktur bekerja untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Seperti diketahui bersama, untuk meraih peningkatan nilai SAKIP ini pada masa kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso berupaya secara maksimal untuk meningkatkan elemen-elemen yang menjadi penilaian SAKIP.
Elemen tersebut meliputi kompenen perencanaan dan pengukuran kinerja, penerapan manajemen kinerja sektor publik dan anggaran berbasis kinerja. Kemudian inovasi aplikasi dalam penilaian SAKIP di level Perangkat Daerah, yang dikenal dengan Si-Cakep akhirnya dengan komitmen dan tekad kuat yang dilakukan Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso, akhirnya Kabupaten Bengkalis mampu meraih nilai BB (70,14).
Ikut mendampingi Pjs Bupati Bengkalis dalam acara tersebut Sekda Bengkalis Ersan Saputra TH, Inspektur Daerah Bengkalis Radius Akima, Kadis Kominfotik Suwarto, Plt Kadis Kesehatan Ermanto, Kepala Bappeda Rinto, Plt Kepala DPMPTSP M Toyib serta Tim SAKIP-RP Kabupaten Bengkalis.(inf/her)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum (Tapak) Riau mendesak Polresta Pekanbaru melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Subayang bertindak sebagai pembina upacara pada apel pagi, Senin (7/9/2026
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha
Kesehatan
kabarmelayu.com,MERANTI Polisi berhasil menggagalkan pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke Malaysia melalu
Hukrim
kabarmelayu.com,SEMARANG Anggota DPR RI Hendry Munief MBA mendorong penguatan industri pengolahan kopi nasional agar Indonesia tidak han
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 32 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia siap bertarung di meja biliar dalam National Open Billiar
Sport
kabarmelayu.com,KUANSING Penguasaan kebun sawit di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi oleh Kelompok Ta
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Penutupan delapan bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang. Menteri P
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manus
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau saat ini telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka kasus kebakraan hutan dan lahan (Karhutla) dari
Hukrim