Sabtu, 12 September 2026 WIB

Pasca Tragedi Al-Khoziny, Presiden Prabowo Minta Cak Imin Periksa Kondisi Ponpes Seluruh Daerah

Redaksi - Senin, 06 Oktober 2025 13:03 WIB
Pasca Tragedi Al-Khoziny, Presiden Prabowo Minta Cak Imin Periksa Kondisi Ponpes Seluruh Daerah
Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk memeriksa kondisi pondok pesantren di berbagai daerah Indonesia. Foto/istimewa
kabarmelayu.comJAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk memeriksa kondisi pondok pesantren di berbagai daerah Indonesia.

Hal itu dilakukan usai tragedi robohnya gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Arahan itu diungkapkan Presiden Prabowo saat memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam, 5 Oktober 2025.

Baca Juga:

"Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya," ungkap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Senin (6/10/2025).

Presiden Prabowo juga menginstruksikan agar diberikan bantuan kepada pondok pesantren yang membutuhkan perbaikan, serta memperhatikan proses renovasi dan pengembangan bangunan sesuai standar keamanan.

Baca Juga:

"Serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya," pungkas Seskab Teddy.

Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu, 5 Oktober 2025 sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 23.30 WIB, sebanyak 24 jenazah telah ditemukan, termasuk empat potongan tubuh manusia akibat robohnya ponpes Al-Khoziny.

"Data ini menambah akumulasi data korban meninggal dunia menjadi 49 orang, sedangkan jumlah bagian tubuh yang ditemukan menjadi lima potongan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Aam sapaan Abdul Muhari mengungkapkan seluruh jenazah dan bagian tubuh itu telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Surabaya untuk diidentifikasi.

"Berdasarkan temuan jenazah di atas, jumlah korban dalam pencarian pun menyusut menjadi 14 orang," ujar Aam.

Sedangkan jumlah yang telah ditemukan dalam kondisi selamat sebanyak 104 orang, di mana sebanyak 6 masih dalam perawatan secara intensif, 97 orang sudah selesai perawatan dan satu orang kembali ke rumah tanpa perawatan.(SUMBER)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Motor Hilang dari Teras Konter HP, Polsek Bonai Darussalam Berhasil Tangkap Pelaku hingga ke Kandis
Kunjungi Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Pascakebakaran, Syahrul Aidi Ajak Berdonasi
Api Hanguskan 290 Unit Kamar Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu
Diduga Dibunuh Mantan Suami, IRT Bersimbah Darah di Dalam Kamar
Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
komentar
beritaTerbaru