Selasa, 09 Desember 2025 WIB

Dr. Fauzan Pimpin Paguyuban Perantau Riau di Jakarta, Wabup Bengkalis Bawa Semangat dan Harapan dari Negeri Junjungan

Redaksi - Senin, 27 Oktober 2025 19:28 WIB
Dr. Fauzan Pimpin Paguyuban Perantau Riau di Jakarta, Wabup Bengkalis Bawa Semangat dan Harapan dari Negeri Junjungan
Wabup Bagus Santoso saat kegiatan Pengukuhan Pengurus PMRJ 2025–2028.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.comJAKARTA - Suasana khidmat nan semangat menyelimuti prosesi , sebuah momen yang menjadi penanda regenerasi dan kelanjutan perjuangan.

Bukan sekadar seremoni, malam itu menjadi pertanda tentang persatuan, jejak pengabdian yang telah ditorehkan dapengukuhan Pengurus Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) periode 2025–2028n harapan besar yang dititipkan di pundak kepengurusan baru.

Di antara para tokoh yang hadir, tampak Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso yang datang membawa semangat dan harapan dari Negeri Junjungan, Bengkalis. Kehadirannya menjadi simbol betapa eratnya jalinan antara perantau dengan kampung halaman.

Baca Juga:

Komjen Pol (Purn). Prof. Gatot Eddy Pramono, sosok yang telah mengabdikan diri dua periode (2019-2025) untuk membesarkan PMRJ, berdiri dengan raut wajah bangga. Selama masa baktinya, PMRJ bukan lagi sekadar organisasi paguyuban, melainkan telah menjelma menjadi "rumah besar" yang sesungguhnya bagi masyarakat Riau.

Dalam pidato perpisahannya, Gatot Eddy mengenang perjalanan panjang mereka. "Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita semua," ujarnya. Ia merinci lebih dari 42 program sosial yang telah dijalankan, bukan sebagai angka, melainkan sebagai jejak kepedulian.

Di benak hadirin, terbayang kembali momen-momen pembagian ribuan paket sembako saat pandemi, kebahagiaan para penerima daging kurban di hari raya Idul Adha, semangat para pelaku UMKM yang mendapat pelatihan, hingga isak tangis bahagia para perantau yang bisa pulang kampung berkat program mudik gratis.

Baca Juga:

PMRJ di bawah kepemimpinannya telah menjadi jawaban nyata atas kerinduan dan kebutuhan sesama.

Kini, tongkat estafet itu diserahkan kepada Dr. Muhammad Fauzan, seorang teknokrat yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Anggota (Musta) ke-XXVI. Saat menerima amanah, sorot mata Dr. Fauzan memancarkan tekad yang kuat. Ia sadar, beban yang diembannya tidaklah ringan.

​"Amanah ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar," kata Fauzan dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Umum.

Program-program mulia yang telah dirintis oleh Gatot Eddy, akan dilanjutkan dan ditingkatkan. Sinergi dan kolaborasi antar-perantau akan menjadi napas kekuatan bersama.

​Di tengah panggung nasional yang dihadiri tokoh-tokoh besar Riau, di antaranya seperti Wakil Kepala II Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa Dr. H. Suhajar Diantoro, Anggota DPR RI yang juga ikon seni Melayu Iyeth Bustami, hingga Gubernur Riau Abdul Wahid, suara dari daerah tak kalah pentingnya.

Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, tampil sebagai representasi suara dari salah satu kabupaten maritim di Riau. Dengan gaya komunikasinya yang hangat dan merakyat, ia menyampaikan apresiasi mendalam.

"PMRJ adalah bukti bahwa sejauh apa pun kita melangkah, akar Melayu dan semangat keriauan tidak akan pernah luntur," tuturnya.

Bagus Santoso melihat PMRJ lebih dari sekadar tempat berkumpul. Ia melihatnya sebagai sebuah aset strategis sebagai jejaring sosial ekonomi yang luar biasa. Di PMRJ, berkumpul para profesional, pengusaha, akademisi, dan birokrat hebat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kata Bagus membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya. Dia mengajak untuk bersama membangun kampung halaman, mempromosikan potensi daerah dan menjaga marwah budaya Melayu Riau agar terus bersinar.

​Malam pengukuhan itu ditutup dengan ramah tamah. Obrolan hangat, tawa lepas, dan jabat tangan erat menjadi pemandangan umum.

Mereka mungkin telah lama meninggalkan kampung, namun di dalam "rumah besar" PMRJ, mereka menemukan kembali keluarga dan denyut nadi Riau yang terus berdetak kencang, bahkan di jantung ibu kota sekalipun.(Diskominfotik)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jelang MTQ ke-50 Kabupaten Bengkalis, LPTQ Gelar Pembinaan Hakim
Pemkab Bengkalis Rapat Perdana Persiapan MTQ Ke-50
APBD Bengkalis 2026 Disahkan Rp2,8 Triliun
Pemkab Bengkalis Pacu Persiapan Usulan PSN Kawasan Industri Buruk Bakul
Wabup Bagus Santoso di Hadapan Menteri: Bengkalis Darurat Abrasi!
Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Bunda PAUD Peduli Pendidikan
komentar
beritaTerbaru