Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
Skor tersebut membuat Kota Pekanbaru masuk dalam kategori capaian tertinggi, diatas rata-rata nasional 3,50 dan diatas Provinsi Riau dengan skor 3,40.
Penghargaan sertifikat apresiasi diserahkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho diwakili Kepala Balitbang Pekanbaru Alek Kurniawan di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga:
Capaian ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari konsistensi pembangunan di Kota Pekanbaru dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data teknis, skor IDSD Kota Pekanbaru terus merangkak naik secara signifikan.
"Alhamdulillah Kota Pekanbaru mendapatkan sertifikat apresiasi untuk IDSD dengan skor 4,24 diatas nasional 3,50 dan provinsi Riau 3,40," kata Alek Kurniawan.
Baca Juga:
IDSD 2025 merupakan perhitungan terbaru yang memberikan gambaran aktual mengenai kapasitas, dan kinerja daya saing daerah sekaligus menjadi rujukan utama dalam memperkuat peran daerah sebagai pengungkit daya saing nasional yang produktif dan inklusif.
Kepala BRIN Arif Satria dalam kegiatan peluncuran IDSD 2025 di Jakarta, mengatakan IDSD 2025 dirancang sebagai indikator yang dapat dipahami untuk memperkuat daya saing masing-masing daerah, yang juga bermuara pada penguatan daya saing nasional.
"Itulah sebabnya BRIN berusaha untuk melakukan upaya pengukuran ini, karena salah satu tugas BRIN adalah melakukan pengukuran indeks untuk berbagai ukuran pembangunan," katanya.
Arif menekankan indeks ini bukan sekadar ajang untuk pembuktian prestasi, namun juga sebagai bahan untuk memperkuat kapasitas masing-masing daerah agar dapat memberikan intervensi pada masing-masing bidang.
"Pertumbuhan ekonomi itu akan sangat tergantung pada kekuatan R&D, kekuatan inovasi, kekuatan entrepreneurship, dan kekuatan human capital," terangnya.
Menurut Arif, kondisi pada saat ini menghadapkan umat manusia kepada fenomena perubahan yang cepat, dimana teknologi berubah lebih cepat daripada perubahan individu, perubahan individu lebih cepat daripada perubahan bisnis, perubahan bisnis lebih cepat daripada perubahan kebijakan publik (public policy).
Oleh karena itu ia menekankan hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan strategi yang matang, sehingga Indonesia mampu mengambil manfaat dari berbagai kesempatan dan peluang yang ada dari kecepatan perubahan yang ada.
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan