Puluhan Siswa di Dumai Diduga Keracunan MBG
kabarmelayu.com,DUMAI Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap, Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan
Peristiwa
Skor tersebut membuat Kota Pekanbaru masuk dalam kategori capaian tertinggi, diatas rata-rata nasional 3,50 dan diatas Provinsi Riau dengan skor 3,40.
Penghargaan sertifikat apresiasi diserahkan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho diwakili Kepala Balitbang Pekanbaru Alek Kurniawan di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga:
Capaian ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari konsistensi pembangunan di Kota Pekanbaru dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data teknis, skor IDSD Kota Pekanbaru terus merangkak naik secara signifikan.
"Alhamdulillah Kota Pekanbaru mendapatkan sertifikat apresiasi untuk IDSD dengan skor 4,24 diatas nasional 3,50 dan provinsi Riau 3,40," kata Alek Kurniawan.
Baca Juga:
IDSD 2025 merupakan perhitungan terbaru yang memberikan gambaran aktual mengenai kapasitas, dan kinerja daya saing daerah sekaligus menjadi rujukan utama dalam memperkuat peran daerah sebagai pengungkit daya saing nasional yang produktif dan inklusif.
Kepala BRIN Arif Satria dalam kegiatan peluncuran IDSD 2025 di Jakarta, mengatakan IDSD 2025 dirancang sebagai indikator yang dapat dipahami untuk memperkuat daya saing masing-masing daerah, yang juga bermuara pada penguatan daya saing nasional.
"Itulah sebabnya BRIN berusaha untuk melakukan upaya pengukuran ini, karena salah satu tugas BRIN adalah melakukan pengukuran indeks untuk berbagai ukuran pembangunan," katanya.
Arif menekankan indeks ini bukan sekadar ajang untuk pembuktian prestasi, namun juga sebagai bahan untuk memperkuat kapasitas masing-masing daerah agar dapat memberikan intervensi pada masing-masing bidang.
"Pertumbuhan ekonomi itu akan sangat tergantung pada kekuatan R&D, kekuatan inovasi, kekuatan entrepreneurship, dan kekuatan human capital," terangnya.
Menurut Arif, kondisi pada saat ini menghadapkan umat manusia kepada fenomena perubahan yang cepat, dimana teknologi berubah lebih cepat daripada perubahan individu, perubahan individu lebih cepat daripada perubahan bisnis, perubahan bisnis lebih cepat daripada perubahan kebijakan publik (public policy).
Oleh karena itu ia menekankan hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan strategi yang matang, sehingga Indonesia mampu mengambil manfaat dari berbagai kesempatan dan peluang yang ada dari kecepatan perubahan yang ada.
kabarmelayu.com,DUMAI Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap, Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Platform media sosial dihebohkan dengan informasi kemunculan harimau di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar. K
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Siak Hulu terus melakukan persiapan selama beberapa hari menjelang kegi
Pendidikan
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Pemerintahan
Sabu Diselipkan dalam Celana Jeans, Pria Asal Aceh Diciduk di Bandara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemko Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui program KPA Goes to School. Program ini menya
Pendidikan
Bupati Afni Dorong Nilai Bab Al Qawa&rsquoid Dihidupkan, Tak Berhenti sebagai Artefak Museum
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu menuju Jakart
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan