Nakes Peduli Bagikan 4.000 Masker untuk Warga Pekanbaru
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha
Kesehatan
Operasi senyap yang dilakukan ini menyasar oknum-oknum yang kerap memanfaatkan bahu jalan dan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Para pelaku tidak berkutik saat petugas memergoki mereka sedang menurunkan muatan di beberapa titik rawan yang telah dipantau sebelumnya.
Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sebagian besar sampah yang dibuang secara ilegal tersebut justru berasal dari luar wilayah Pekanbaru. Mirisnya, sampah-sampah ini merupakan limbah dari badan usaha yang sengaja "dibuang" ke wilayah kota untuk menghindari prosedur resmi.
Baca Juga:
"Jadi, mereka ini dari luar Pekanbaru yang sengaja membuang sampahnya ke dalam kota. Sampah yang mereka bawa ini berasal dari badan usaha tertentu," tegas Reza Kamis (16/4/2026).
Hal ini tentu menjadi perhatian serius karena menambah beban kebersihan kota secara tidak adil.
Baca Juga:
Aksi penangkapan tersebut dilakukan di beberapa lokasi strategis, di antaranya Jalan HR Soebrantas tepat di depan kampus UIN Suska Riau, wilayah Air Hitam, Jalan Teropong, hingga Jalan SM Amin.
Lokasi-lokasi ini memang sering dikeluhkan masyarakat karena kerap muncul tumpukan sampah secara mendadak. Dari razia tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa enam unit becak motor (bentor), satu unit motor keranjang, dan satu unit mobil pickup pengangkut sampah.
Seluruh armada tersebut kini telah diamankan di Mako Satpol PP Kota Pekanbaru sebagai bagian dari tindakan tegas pemerintah.
Plt Kepala Satpol PP Pekanbaru, Desherianto, menjelaskan bahwa para pelanggar dijerat dengan Perda Nomor 8 Tahun 2014.
"Selain kendaraan yang disita sementara, pemilik angkutan juga diwajibkan membayar denda administratif di tempat serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," katanya.
Langkah tegas ini tidak akan berhenti sampai di sini saja, karena DLHK Pekanbaru berkomitmen untuk rutin menggelar razia serupa di berbagai sudut kota. Pemerintah berharap tindakan ini memberikan efek jera bagi angkutan mandiri lainnya agar tidak lagi "kucing-kucingan" dalam membuang limbah demi kenyamanan warga Pekanbaru.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan laha
Kesehatan
kabarmelayu.com,MERANTI Polisi berhasil menggagalkan pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke Malaysia melalu
Hukrim
kabarmelayu.com,SEMARANG Anggota DPR RI Hendry Munief MBA mendorong penguatan industri pengolahan kopi nasional agar Indonesia tidak han
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 32 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia siap bertarung di meja biliar dalam National Open Billiar
Sport
kabarmelayu.com,KUANSING Penguasaan kebun sawit di Desa Muara Langsat, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi oleh Kelompok Ta
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Penutupan delapan bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang. Menteri P
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manus
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau saat ini telah menetapkan 44 orang sebagai tersangka kasus kebakraan hutan dan lahan (Karhutla) dari
Hukrim
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Tim pemadam Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD Damkar, Masyarakat Peduli
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini S. Sos, M. Si meninjau pengerjaan normalisasi Pari
Pemerintahan