Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Sudah sejak lama, empat bangunan di komplek Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau, tak kunjung ditempati. Alhasil, bangunan yang dibuat saat zaman Kabupaten Bengkalis itu tak terurus dan terlihat sangat mengerikan.
Kondisi itu nampak jelas ketika Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim didampingi beberapa pejabat melakukan monitoring dan evaluating di Sungaitohor, Kamis (24/11/2016). Waktu itu, tiba di Sungaitohor, usah bertemu pihak kecamatan, H Said Hasyim langsung menuju pembangunan laboratorium komputer di SMPN 1 Sungaitohor.
Sesampainya di sekolah ini, H Said Hasyim didampingi Kabag Humas Helfandi, Sekretaris PMD Edy M Noer, Kabag Adpem Eldy Syahputra, Kadiskes Irwan Suwandi, langsung menuju bangunan yang tidak terurus itu. "Ini kenapa tidak ditempati," tanya H Said Hasyim kepada Kepala UPTD Pendidikan Tebingtinggi Timur Muhammad Satar.
Baca Juga:
"Kemarin sudah diajukan untuk direhab," jawab M Satar.
"Yang saya tanya kenapa sampai tidak ditempati. Kalau tidak ada yang menempati, jangan direhab dulu," kata Said Hasyim lagi.
Baca Juga:
Saat itu, dijawab M Satar, rupanya di SMPN 1 Sungaitohor tersebut cuma ada 2 guru pegawai negeri. Itupun keduanya sudah ada keluarga dan rumah sendiri di Sungaitohor, sehingga bangunan yang dibuat pada zaman Bengkalis itu tidak ditempati sama sekali.
Atas kekurangan guru di sini, H Said Hasyim meminta pihak UPTD Pendidikan Tebingtinggi Timur mengajukan permohonan penambahan guru. "Nanti ajukan, berapa kekurangan guru di sini," pesan H Said Hasyim.
M Satar mengakui bahwa di sana memang mengalami kekurangan guru. Setidaknya, kata M Satar juga, di SMPN 1 Sungaitohor harus ada tambahan 6 orang guru pegawai negeri.
Pantauan lapangan, keempat bangunan itu dibangun berderetan dan berdekatan. Posisinya tak jauh dari lokal-lokal yang digunakan siswa untuk belajar. Bangunan itu sebelumnya direncanakan untuk ditempati guru-guru yang mengajar di sana. Oleh karena telah lama ditinggalkan, kondisi bangunan tak terawat itu memprihatinkan. Kerusakan terlihat dimana-mana. Baik atap, dinding, plafon, maupun jendela dan pintu. Di lantai dan teras depan rumah juga sudah ditumbuhi rumput liar.
(goriau.com)
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah melaksanakan ujian akhir kelulusan beberapa waktu lalu, sebanyak 140 murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kub
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah sukses melaksanakan ujian akhir murid Kelas VI Tahun Pelajaran 20252026 beberapa waktu lalu, saat ini UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kabupaten Kampar kembali ditindak. Kali ini, Polres Kampar me
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari, memimpin kegiatan Gerakan Jumat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Api dari Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau,
Lingkungan