Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Demisioner Ketua Ikatan Mahasisswa Keguruan Seluruh Indonesia (Imakipsi) Wilayah Riau, Rizki Erlando, S.Pd mendukung penuh wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Muhadjir Effendy untuk menghapus Ujian Nasional (UN).
Menurut Rizki, UN selama ini memberi kesan beban kepada peserta didik maupun tenaga pengajar di sekolah. UN sebagai tekanan berat bagi keberlangsungan proses belajar dan mengajar, karena para guru merasa harus mempersiapkan anak didiknya secara ekstra menjelang ujian nasional dilaksanakan.
"Kami dari dulu bersama temen-teman mahasiswa keguruan seluruh Indonesia memperjuangkan dan mencita-citakan agar UN segera dihapus. Menurut saya sistim UN ini tidak adil karena baik guru dan siswa dipaksa untuk bisa menghasilkan nilai yang sama dengan siswa dari sekolah yang sudah maju, fasilitas lengkap, guru memadai, dan punya akses luas serta sarana san prasarana yang lengkap," kata Rizki, Sabtu (26/11/2016).
Baca Juga:
Apalagi, lanjutnya, sekolah akan terancam jika banyak siswanya tak lulus. Akibatnya, terjadi kecurangan dan bocoran soal disana sini. Pada akhirnya Indonesia perlu belajar dari negara-negara maju yang tidak memakai sistim ujian nasional seperti Finlandia, Amerika, Jerman, Kanada dan Australia.
"Kalau kita lihat Finaldia yang diklaim sebagai negara dengan pendidikan terbaik dunia, justru meniadakan ujian karena dianggap tak bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di negara itu, mereka fokus kepenguatan sumber daya manusia dan penguatan guru secara profesional," terang Rizki.
Baca Juga:
Sistim UN dinilai mubazir karena bercermin pada penyelenggaraan UN tahun lalu saja telah menelan biaya hingga Rp560 miliar. Anggaran UN sebaiknya dialihkan bagi program yang lebih bermanfaat serta untuk sarana prasarana pendidikan di Indonesia yang masih membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah terutama didaerah terpencil. "Intinya kami dari Riau mendukung penuh penghapusan UN ini," pungkasnya.
(goriau.com)
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Beredarnya Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan Negeri dan Swasta SMA, SMK, SLB Sede
Pendidikan
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan