Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Eva Yuliana: Mari Besarkan Kembali Wadah PGRI

Harijal - Selasa, 29 November 2016 19:05 WIB
Eva Yuliana: Mari Besarkan Kembali Wadah PGRI
sy/riaueditor.com
Dewan Pembina PGRI Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana saat menyalami pengurus PGRI Kecamatan Tapung Hulu di halaman SMAN 1 Tapung Hulu Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, Selasa (29/11).

TAPUNG HULU, kabarmelayu.com - Untuk membuat organisasi itu menjadi besar tentunya diperlukan dukungan semua pihak terkhususnya guru-guru yang tergabung dalam wadah PGRI.

"Rangkul semua guru-guru untuk bergabung di PGRI, mari kita bergandeng tangan, bahu membahu membesarkan PGRI ini"

Demikian salah satu poin yang disampaikan Dewan Pembina PGRI Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana saat memberikan arahan pada acara pengukuhan pengurus PGRI Kecamatan Tapung Hulu di halaman SMAN 1 Tapung Hulu Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, Selasa (29/11/16).

Baca Juga:

Ia mengatakan, bersama-sama kita kembali membesarkan wadah PGRI ini, tetapi musti kita ingat juga jangan sampai dilupakan pula anak didik kita. Karena anak-anak didik kita inilah calon penerus generasi muda kita.

"Pengurus PGRI hendaknya juga betul-betul bersih dari segala hal, kita tes juga apakah terlibat narkoba atau tidak, supaya PGRI kita betul2 bersih dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita cek juga guru-guru, dan juga anak didik kita",katanya.

Baca Juga:

Ditambahkannya, kedepannya pengurus ini buatlah kegiatan yang betul-betul tepat sasaran, karena setiap kegiatan yang ibu bapak buat akan dinilai oleh pengurus Kabupaten.

Dikesempatan itu, Eva juga mengkritik terkait cuma dua orang yang tergabung didalam kepengurusan PGRI Kecamatan Tapung Hulu.

Inikan ada 16 orang pengurusnya, kenapa hanya 2 orang wanitanya. Sekarang inikan sudah gender, jangan dianggap kecil dan dianggap remeh kaum perempuan itu, kalau bisa coba direvisi ulang lagi.

Sekarang ini kaum perempuan sudah bisa beraktifitas dimana saja, tetapi musti kita ingat jangan sampai meninggalkan aktifitas kita dirumah tangga, urus dulu suami kita, urus anak, tetap pada koridornya.

"Termasuk juga guru-guru, silahkan berangkat pagi, tetapi kita urus dulu apa yang ada dirumah.Apapun aktifitas,dan jabatan kita diluar, jangan pernah kita lupakan kodrat kita sebagai ibu rumah tangga tidak bisa kita tinggalkan,"tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kampar Nasrul Zein sangat berharap kedepannya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kabupaten kampar semakin bersatu dan berjaya dalam membangun pendidikan sehingga bisa menciptakan generasi penerus yang handal dimasa yang akan datang.

Nasrul menyampaikan, para pendidik yang selama ini kurang memperhatikan disiplin, kedepannya mari kita tingkatkan etos kerja. Apa yang kita berikan kepada anak-anak kita hendaknya benar-benar bisa diaplikasikannya.

"Pendidikan adalah masalah yang paling krusial, untuk itu kedepannya lebih diperhatikan, karena ini adalah organisasi guru, banyak permasalahan, dan pengurus hendaknya dapat menfasilitasi permasalahan itu,"pungkasnya. (rec)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Lulus 100 Persen, Kepsek Tegaskan Penilaian Tak Hanya di Bidang Akademik
komentar
beritaTerbaru