Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
MEDAN - Gempa bumi 6,4 pada skala Richter (SR) terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Gempa ini memberikan peringatan penting kepada bangsa Indonesia untuk selalu menyempurnakan sistem informasi bencana. Utamanya, terkait mitigasi dan mekanisme tanggap darurat secara cepat dan tepat dengan bantuan teknologi terkini.
Menurut pengamat Teknologi Informasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen dan Informatika (STIM) Sukma, Dian Noviandri, mengatakan, Indonesia harus memiliki big data guna dapat mengetahui sistem informasi bencana. Teknologi big data atau kumpulan data berukuran sangat besar akan membantu untuk menganalisis atau mengolah data untuk keperluan tertentu, seperti membuat keputusan, prediksi, dan lainnya. Big data ini juga sangat membantu inisiatif untuk menyediakan open data dan mendukung mitigasi serta penanganan bencana alam.
“Saat ini open data telah menjadi salah satu alat yang sangat bermanfaat dalam membantu para relawan tanggap darurat. Dengan memberikan informasi geospasial yang terkini dan akurat, program tanggap darurat dan rekonstruksi pascabencaana bisa dilakukan dengan baik. Platform data geospasial semacam Open Street Map, yaitu proyek pemetaan yang bersifat open source memungkinkan untuk memperkirakan tingkat kerusakan dengan cepat, dan memonitor pelaksanaan penanggulangan bencana,” kata Dian kepada wartawan, Sabtu (10/12/2016).
Baca Juga:
Dian mencontohkan, salah satu contoh sistem informasi bencana yang sukses adalah mengantisipasi kedatangan badai Sandy. Pemerintah Kota New York pada waktu itu menerbitkan peta daerah evakuasi yang terbaru di portal open datanya, dan bekerja sama, seperti dengan The New York Times serta Google's Crisis Response Team untuk mengolah dan menggabungkan data dari penampungan, pusat distribusi makanan, dan jalur evakuasi.
Sesudah badai Sandy melanda New York, dilakukan upaya penanggulangan bencana menggunakan teknologi analytics yang dibuat Palantir untuk memprediksi lokasi yang paling memerlukan obat-obatan, makanan, dan pakaian, serta mengoordinasikan usaha untuk mengatasinya.
Baca Juga:
Ia juga menyebutkan, bahwa kesemrawutan penanganan gempa bumi yang pernah terjadi menunjukkan pentingnya sistem informasi dan ketersediaan peta bencana, yang berbasis sistem informasi geografis (SIG) serta terintegrasi dengan sistem e-government pemerintah daerah.
“Terhambatnya arus informasi di daerah bencana bisa menyebabkan data korban menjadi simpang siur, informasi kebutuhan pengungsi menjadi tidak jelas, tindakan medis terhadap korban terlambat, dan penyaluran bantuan menjadi kalang kabut. Ironisnya, hingga saat ini inisiatif sistem informasi bencana pemerintah daerah sangat terbatas dan ketinggalan zaman.
Sistem informasi bencana alam harus terpadu dengan sistem e-government, yang dibangun pemerintah daerah dan memenuhi ketentuan yang digariskan oleh International Strategy for Disaster Reduction (ISDR). Dengan empat tahapan, yakni tahap tanggap darurat, tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, tahap preventif dan mitigasi, dan tahap kesiapsiagaan,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala daerah sebagai penanggung jawab penanganan bencana mestinya juga memiliki sistem pendukung pengambilan keputusan bencana alam. Dukungan sistem informasi pascabencana alam sangat diperlukan untuk memperlancar proses identifikasi korban, juga kerugian materi dan infrastruktur. Dukungan sistem ini pun dapat menjadi suatu pertimbangan pengambilan keputusan guna langkah merehabilitasi pascagempa.
(goriau.com)
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah melaksanakan ujian akhir kelulusan beberapa waktu lalu, sebanyak 140 murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kub
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah sukses melaksanakan ujian akhir murid Kelas VI Tahun Pelajaran 20252026 beberapa waktu lalu, saat ini UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kabupaten Kampar kembali ditindak. Kali ini, Polres Kampar me
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari, memimpin kegiatan Gerakan Jumat
Pemerintahan