Sabtu, 06 Juni 2026 WIB
Dilaksanakan Dalam Dua Tahap

883 Peserta Ikuti Rapat Koordinasi Tingkat SMA/SMK dan SLB se-Riau

Harijal - Rabu, 21 Desember 2016 16:02 WIB
883 Peserta Ikuti Rapat Koordinasi Tingkat SMA/SMK dan SLB se-Riau
riaupos.co
Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman membuka rapat koordinasi seluruh kepala dan pengawas dari tingkat SMA/SMK, SLB Negeri dan Swasta se-Provinsi Riau, Selasa (20/12/2016), di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Gubernur Riau Ir H Arsyadjuliandi Rachman membuka rapat koordinasi seluruh kepala dan pengawas dari tingkat SMA/SMK, SLB Negeri dan Swasta se-Provinsi Riau, Selasa (20/12/2016), di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan dari tanggal 15-17 Desember 2016 lalu dan diikuti oleh Komite Pengawas dan SLB yang berasal dari 5 kabupaten/kota se-Riau, di antaranya Pekanbaru, Kampar, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.

Tahap kedua berlangsung dari tanggal 20-22 Desember 2016 dan diikuti oleh 883 peserta yang berasal dari kepala SMA/SMK Negeri dan Swasta terdiri dari kepala SMK negeri sebanyak 80 orang, kepala SMK swasta sebanyak 78 orang, kepala SMA negeri sebanyak 168 orang, kepala SMA swasta sebanyak 61 orang, kepala tata usaha SMK negeri sebanyak 80 orang, serta kepala tata usaha SMA negeri sebanyak 168 orang.

Baca Juga:

Kemudian, komite SMK negeri sebanyak 80 orang dan komite SMA negeri sebanyak 168 orang yang berasal dari 7 kabupaten/kota se-Riau, yaitu Rokan Hulu, Dumai, Siak, Kuantan Singingi, Bengkalis, dan Indragiri Hulu.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dan solusi, mulai dari prosedur mutasi, kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala guru dan tenaga kependidikan. Hal itu setelah diberlakukannya undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Baca Juga:

Selain itu, kegiatan ini untuk mengetahui prosedur pembayaran gaji guru dan tenaga kerja kependidikan, serta pemberdayaan komite sekolah dalam pembiayaan pendidikan.

"Pembangunan sarana dan prasarana yang akan dibangun di Riau ini adalah untuk menunjang dunia pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan masyarakat luas di Provinsi Riau, salah satunya, yaitu ’Riau Go IT’ yang bertujuan menjadikan teknologi sebagai sarana untuk mempermudah masyarakat Riau," katanya.

Sementara itu, Kadisdikbud Provinsi Riau Dr H Kamsol mengatakan, peralihan tata kelola SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota kepada Pemprov Riau akan resmi dilaksanakan pada 2017. Kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negri No 123 dan Undang-undang Nomor 20/2014 tentang kewarganegaraan pengelolaan SMA dan SMK.

"Peralihan tata kelola pendidikan ini tidak serta merta dilakukan, tentu ada proses dan tahapan yang harus dijalankan. Pada saat sekarang semuanya sudah hampir rampung, mulai dari inventaris, persiapan, dan serah terima dari pemerintah daerah," ujarnya.

 


(riaupos.co)

SHARE:
beritaTerkait
Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias
Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Wako Agung Putus Langsung Kabel Fiber Optik Ilegal di Ronggo Warsito Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru