Mahasiswi di Pekanbaru Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, AR (22), ditemukan dalam keadaan telah meninggal din
Hukrim
"Berjuang demi anak bangsa, namun masih harus berjuang di jalan demi menyambung hidup" demikian caption yang dikutip dari salah satu akun tiktok yang mengunggah video tersebut, Ahad (6/10/2024).
Alvi terpaksa menjadi seorang pemulung setelah mengajar, karena penghasilannya sebagai honorer tak cukup untuk menyambung hidup.
Baca Juga:
Tak jarang Alvi bertemu muridnya saat sedang memulung. Namun mereka masih menegur Alvi. Pada video itu, tampak juga murid menghampiri dan mencium tangan Alvi saat ia memulung.
Dikutip dari sukabumiupdate, Alvi Noviardi yang telah berusia 56 tahun ini adalah warga Kampung Bantar Muncang RT 03/07 Desa Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi. Dia mengajar di MA Riyadlul Jannah dan MTSS Hidayatul Islamiyah, Kota Sukabumi. DIA adalah seorang uru IPS.
Baca Juga:
Alvi memulung setelah mengajar untuk membiayai hidup sehari-hari dan dua anaknya. Sebagai guru honorer, Alvi mendapat upah hanya Rp10 ribu per jam atau Rp120 ribu per bulan.
Alvi merupakan lulusan STKIP PGRI Sukabumi tahun 1995. Usai memberikan pelajaran terhadap murid-muridnya, Alvi biasanya mengeluarkan sebuah karung yang ada di dalam tasnya, lalu dia berjalan kaki sambil mencari barang bekas yang ada di pinggiran jalan mau pun tempat-tempatsampah.
Usai memberikan pelajaran terhadap murid-muridnya, Alvi biasanya mengeluarkan sebuah karung yang ada di dalam tasnya, lalu dia berjalan kaki sambil mencari barang bekas yang ada di pinggiran jalan mau pun tempat pembuangan sampah.
Karung tersebut ia gunakan sebagai tempat menyimpan barang bekas seperti botol plastik, kardus, dan barang lainnya yang nanti ia jual.
"Saya kumpulin dulu selama seninggu, nanti dijual, hasil dari menjual rongsok seminggu Rp 50 ribu. Itu udah pendapatan paling besar," paparnya.
Alvi mulai mulung itu karena kebutuhan ekonomi. Sampai dia pernah pinjam uang, yang sampai hari ini belum lunas.
Meskipun banyak yang mencibir, Alvi tak menghiraukan. Menurutnya, pekerjaan sebagai seorang pemulung sangatlah mulia, maka dari itu dia tetap melakukannya dengan rasa semangat demi menyukseskan kedua anaknya kelak.
"Saya anggap ambil yang positifnya saja, karena pekerjaaan mulung dan mengajar adalah pekerjaan mulia, buat apa malu asal jangan mencuri," tuturnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, AR (22), ditemukan dalam keadaan telah meninggal din
Hukrim
URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Dukung Sektor Pertanian sebagai Penguatan Ketahanan Pangan
Lingkungan
Disiplin, Kenshi Shorinji Kempo Berkolaborasi dengan Green Policing dalam Pemantapan Teknik dan Ujian Tingkat Perkemi Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT menghadiri event wisata religi Gema Muharram / doa peralihan Tahun 1447H /
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos, M. Si, menunjukkan kepedulian dan perhatian yang tinggi ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, turun langsung meninjau kondisi jembatan amblas di Jalan Nelayan, Kelu
TNI/Polri
kabarmelayu.com,BENGKALIS Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis bergerak agresif dalam menggempur jaringan gelap narkoti
Hukrim
Tampil Memukau, Sri Junjungan Raih Juara Pertama Lomba Tari Zapin Melayu seRiau
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 telah berguli
Pendidikan