Kamis, 11 Juni 2026 WIB

E-Ijazah Mulai Diterapkan di Pekanbaru, Tak Berbayar

Redaksi - Senin, 05 Mei 2025 23:49 WIB
E-Ijazah Mulai Diterapkan di Pekanbaru, Tak Berbayar
Dashboard E-Ijazah Kemendikdasmen.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menyatakan, bahwa saat ini proses penerbitan ijazah bagi siswa akan bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai tahun ini telah menerapkan sistem e-Ijazah atau ijazah digital sebagai bagian dari upaya digitalisasi layanan administrasi pendidikan.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan bahwa ijazah kini tidak lagi dicetak langsung oleh kementerian, melainkan oleh pihak sekolah masing-masing.

Baca Juga:

"Ijazah sekarang tidak lagi dikeluarkan langsung oleh Kemendikdadmen. Sekolah akan menerima e-ijazah, lalu mencetaknya sendiri," kata Abdul Jamal, Senin (5/5/2025).

Jamal menjelaskan, bahwa proses pencetakan ijazah di sekolah tidak akan membebani orang tua siswa. Pasalnya, anggaran pencetakan akan diambil dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga:

"Kalau dicetak oleh sekolah, nanti anggarannya akan menggunakan dana BOS. Jadi untuk cetak e-ijazah, siswa tidak perlu bayar," terang Jamal.

Abdul Jamal juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor apabila terdapat sekolah yang melakukan pungutan terkait pencetakan ijazah. Karena untuk penerbitan ijazah tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kalau nanti ada sekolah yang melakukan pungutan ke orang tua, silahkan lapor. Kalau untuk fotokopi, itu urusan orang tua, dan sekolah hanya akan melegalisir saja," tukas Jamal.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
Digitalisasi Pendidikan, Murid UPT SDN 011 Desa Baru Gunakan IFP untuk Pembelajaran
Komdigi Putus Akses Sementara Grok, Lindungi Warga dari Pornografi AI
Pemkab Bengkalis Sosialisasi Pajak Daerah Sistem Digital
Ajak Masyarakat Melek Etika dan Regulasi Digital, Syahrul Aidi: Jangan Sembarang Klik!
Disdik Kuansing Usulkan 267 Smartboard ke Kemendikdasmen
komentar
beritaTerbaru