Kamis, 11 Juni 2026 WIB

Sekolah Darma Yudha Gelar Talkshow Bersama Kak Seto

Redaksi - Kamis, 19 Juni 2025 21:04 WIB
Sekolah Darma Yudha Gelar Talkshow Bersama Kak Seto
Harja
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan semua anak Indonesia harus dihargai kecerdasan dan kelebihannya masing-masing. Semua anak pada dasarnya memiliki kecerdasan, unik dan tak terbandingkan. "Jadi intinya adalah mari kita belajar menghargai kecerdasan putra putri kita yang berbeda-beda."

Hal ini disampaikan kak Seto, saat tampil sebagai narasumber Talkshow yang diselenggarakan Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, dihadiri puluhan guru dan tenaga pendidik, orangtua dan siswa-siswi di Gedung Serbaguna Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, Kamis 19 Juni 2025.

"Jangan mimpi punya anak penurut, tapi berharaplah memiliki anak yang mau dan bisa diajak bekerjasama," ujar kak Seto.

Baca Juga:

Kak Seto mengatakan, setiap anak memiliki karakter, kebutuhan, dan cara pendekatan yang sama sekali berbeda dengan anak lainnya.

Baca Juga:

"Tak ada satu pun anak yang ingin dibesarkan dalam tekanan. Terlebih bila tekanan itu datang dari orang terdekatnya," kata Kak Seto.

Semakin tinggi rasa ingin tahu anak, orang tua harus menambah rasa cinta, kebijaksanaan, dan keyakinan akan memberikan yang terbaik.

Untuk menjaga kepercayaan anak pada orang tua, biasakan untuk lebih banyak mendengar bukan bicara.

"Anak adalah peniru terbaik di dunia. Karena itu mereka perlu keteladanan," kata kak Seto.

Pakar psikologi anak Indonesia itu menekankan agar ayah bunda membangun ruang komunikasi yang baik dengan anak, yang penuh persahabatan.

"Orangtua juga harus mendengar suara anak. Perlu ada ruang diskusi keluarga setiap minggu," ujar kak Seto.

Kekerasan Terhadap Anak
Kekerasan terhadap anak kapan saja bisa terjadi, naik itu di lingkungan tempat tinggal, bahkan di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Sebagai lembaga yang mendorong lahirnya Undang Undang Tentang Perlindungan Anak, kak Seto menegaskan setiap anak Indonesia berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

"Setiap Anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari aksi kejahatan atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan atau pihak lainnya," ujar kak Seto.

Kak Seto menambahkan bahwa setiap orang yang mengetahui telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak memiliki kewajiban untuk melaporkannya.

"Ini bertujuan untuk melindungi anak dari bahaya fisik dan psikologis, serta mencegah kekerasan lebih lanjut terjadi," ungkap kak Seto.

Diakhir Talkshow kak Seto berharap setiap orangtua menerapkan prinsip hidup "GEMBIRA", merupakan singkatan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minuman yang sehat, Beribadah agar selalu bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, Istirahat yang cukup, Rukun dan Aktif berkarya, yang merupakan cara untuk menumbuhkan energi positif.

"GEMBIRA juga bisa dipahami sebagai upaya untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada diri sendiri atau orang lain," tutup kak Seto.(Har)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolres Kampar Gelar Doa Bersama Masyarakat Menjelang Pembangunan Jembatan Dusun Pulau Jambu
Bupati Afni Zulkifli Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru
Bupati Afni Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru
Belum Daftarkan SLHS, 492 Dapur MBG di Sumatra Disetop Sementara
Jalankan Perintah Presiden, Petugas Gabungan Bersihkan Sampah di Riau
Polda Riau Perkuat Silaturahmi, Bangun Kebersamaan dalam Bingkai Kebhinekaan Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
komentar
beritaTerbaru