Korupsi KUR, Seorang Karyawan BRI Pinggir Divonis Empat Tahun Penjara
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jhon Wilman Butar Butar, oknum karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pinggir, Kabupaten Bengkalis, divonis e
Hukrim
Hal ini disampaikan kak Seto, saat tampil sebagai narasumber Talkshow yang diselenggarakan Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, dihadiri puluhan guru dan tenaga pendidik, orangtua dan siswa-siswi di Gedung Serbaguna Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, Kamis 19 Juni 2025.
"Jangan mimpi punya anak penurut, tapi berharaplah memiliki anak yang mau dan bisa diajak bekerjasama," ujar kak Seto.
Baca Juga:
Kak Seto mengatakan, setiap anak memiliki karakter, kebutuhan, dan cara pendekatan yang sama sekali berbeda dengan anak lainnya.

Baca Juga:
"Tak ada satu pun anak yang ingin dibesarkan dalam tekanan. Terlebih bila tekanan itu datang dari orang terdekatnya," kata Kak Seto.
Semakin tinggi rasa ingin tahu anak, orang tua harus menambah rasa cinta, kebijaksanaan, dan keyakinan akan memberikan yang terbaik.
Untuk menjaga kepercayaan anak pada orang tua, biasakan untuk lebih banyak mendengar bukan bicara.
"Anak adalah peniru terbaik di dunia. Karena itu mereka perlu keteladanan," kata kak Seto.
Pakar psikologi anak Indonesia itu menekankan agar ayah bunda membangun ruang komunikasi yang baik dengan anak, yang penuh persahabatan.
"Orangtua juga harus mendengar suara anak. Perlu ada ruang diskusi keluarga setiap minggu," ujar kak Seto.
Kekerasan Terhadap Anak
Kekerasan terhadap anak kapan saja bisa terjadi, naik itu di lingkungan tempat tinggal, bahkan di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Sebagai lembaga yang mendorong lahirnya Undang Undang Tentang Perlindungan Anak, kak Seto menegaskan setiap anak Indonesia berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
"Setiap Anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari aksi kejahatan atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan atau pihak lainnya," ujar kak Seto.

Kak Seto menambahkan bahwa setiap orang yang mengetahui telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak memiliki kewajiban untuk melaporkannya.
"Ini bertujuan untuk melindungi anak dari bahaya fisik dan psikologis, serta mencegah kekerasan lebih lanjut terjadi," ungkap kak Seto.
Diakhir Talkshow kak Seto berharap setiap orangtua menerapkan prinsip hidup "GEMBIRA", merupakan singkatan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minuman yang sehat, Beribadah agar selalu bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, Istirahat yang cukup, Rukun dan Aktif berkarya, yang merupakan cara untuk menumbuhkan energi positif.
"GEMBIRA juga bisa dipahami sebagai upaya untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada diri sendiri atau orang lain," tutup kak Seto.(Har)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jhon Wilman Butar Butar, oknum karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pinggir, Kabupaten Bengkalis, divonis e
Hukrim
Penanganan 6,4 Km Jalan Rusak KITBSungai Rawa, Bupati Afni Dorong Solusi Kolaborasi
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman dan tanggap terhadap keadaan darurat terus diperkuat Fakultas
Sosial
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun ke Desa Danai Kecamatan Pulau Burung Kabupaten
Peristiwa
Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea bertemu langsung dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir. Dal
Peristiwa
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pagi itu, Selasa 18 Juli 2026, udara Pulau Bengkalis terasa sedikit berbeda. Di balik riuk semilir angin pesisir
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menyusul anjloknya harga kelapa tingkat petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh angka Rp1
Ekbis
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Hukrim
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Lingkungan