Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
Penasehat DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Indragiri Hilir, Zulkifli Am, menyampaikan bahwa pihaknya menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait proses PPDB di sekolah tersebut.
Menurutnya, masyarakat mempertanyakan keputusan sekolah yang membuka penerimaan siswa baru lebih cepat dibanding sekolah lain, sementara sebagian siswa Sekolah Dasar (SD) saat itu bahkan belum melaksanakan ujian akhir.
"Ini menjadi pertanyaan di tengah masyarakat. Kenapa penerimaan siswa baru dilakukan lebih cepat, sementara siswa SD masih belum selesai ujian. Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan tekanan psikologis bagi orang tua maupun siswa," ujar Zulkifli
Baca Juga:
Selain itu, PPWI Inhil juga menyoroti dugaan banyaknya biaya masuk yang dibebankan kepada wali murid baru. Dalam rapat komite sekolah, disebutkan sejumlah biaya telah ditentukan sejak awal dan dibacakan kepada orang tua siswa.
Tak hanya itu, dugaan adanya pungutan uang bangku yang dibayarkan setiap kali ada penerimaan murid baru juga menjadi perhatian publik. Zulkifli meminta pihak sekolah dan komite memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Baca Juga:
"Kami meminta adanya transparansi terkait seluruh biaya yang dibebankan kepada wali murid. Jangan sampai dunia pendidikan justru memberatkan masyarakat, terlebih dalam kondisi ekonomi yang tidak mudah saat ini," tegasnya.
Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah mekanisme pengukuran dan pengadaan seragam sekolah yang dilakukan langsung di lingkungan sekolah. Anak-anak disebut tidak diberi kebebasan untuk menjahit pakaian di penjahit pilihan masing-masing.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pengondisian proyek pengadaan seragam yang disebut-sebut diarahkan oleh pihak tertentu di sekolah.
"Aturan terkait seragam harus jelas. Jika memang ada kerja sama resmi, harus disampaikan secara terbuka kepada wali murid. Jangan sampai muncul dugaan adanya kepentingan bisnis dalam proses pendidikan," lanjut Zukkifli. AM
PPWI Inhil meminta pihak Departememen Agama Kabupaten Indragiri Hilir untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPDB di MTsN 2 Inhil agar polemik yang berkembang tidak semakin meluas dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak MTsN 2 Inhil maupun komite sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai persoalan yang menjadi sorotan tersebut.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh Direktorat Po
Hukrim
kabarmelayu.com,MANADO Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara periode 20262031 resmi dilantik dan dikukuhk
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Pimpinan Daerah Salimah Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui Pelatihan Kepe
Sosial
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan
SEJARAH politik Indonesia sering kali memperlihatkan pola yang repetitif individu yang datang dengan semangat disrupsi dan pembaruan sering
Opini