Dianggarkan Rp4 Triliun, Operasional Sekolah Rakyat per Siswa Rp3 Sampai 4 Juta per Bulan
kabarmelayu.com,JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah
Pendidikan
Gus Ipul menjelaskan anggaran yang disiapkan pemerintah difokuskan untuk membiayai kebutuhan operasional penyelenggaraan pendidikan. Berdasarkan perhitungan sementara, biaya operasional setiap peserta didik diperkirakan mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta per bulan.
"Indeksnya masih terus kami hitung, tetapi sekurang-kurangnya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per siswa per bulan," katanya di Sekolah Rakyat Sragen, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga:
Menurutnya, dana operasional tersebut tidak mencakup pembangunan gedung sekolah. Pembangunan fasilitas fisik dilakukan secara terpisah oleh Kementerian Pekerjaan Umum. "Untuk tahun ini alokasinya kira-kira untuk 45 ribu siswa. Anggaran operasional secara keseluruhan kurang lebih Rp 4 triliun," tuturnya.
Gus Ipul menyampaikan jumlah peserta didik yang telah bergabung masih terus bertambah secara bertahap. Hingga saat ini tercatat 28.478 siswa telah diterima di Sekolah Rakyat yang terdiri atas jenjang SD, SMP, dan SMA. Jumlah tersebut masih menuju target 43.346 siswa pada tahun pertama penyelenggaraan.
Baca Juga:
Rinciannya, sebanyak 6.305 siswa berada di jenjang SD, 11.186 siswa di SMP, dan 11.077 siswa di SMA. "Saya harus memberikan apresiasi dan rasa hormat karena Kabupaten Sragen memulainya paling akhir. Proses pembelajaran dimulai pada Juli dan Agustus. Ini termasuk yang paling akhir dibandingkan daerah lain," katanya.
Ia menerangkan anggaran operasional digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan penyelenggaraan Sekolah Rakyat, mulai dari pembayaran gaji tenaga pendidik, pemeliharaan fasilitas, hingga kebutuhan proses belajar mengajar. Seluruh penggunaan anggaran, kata dia, akan diawasi melalui mekanisme pertanggungjawaban yang telah ditetapkan pemerintah.
"Ada mekanismenya. Setiap uang yang dikeluarkan negara harus dipertanggungjawabkan. Jadi ada perhitungannya," tegasnya.
Gus Ipul menegaskan Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan Desil 2. Karena itu, proses penerimaan peserta didik dilakukan melalui pemadanan data dan verifikasi berlapis sehingga tidak membuka ruang bagi praktik penitipan.
"Siapa saja boleh bersekolah di sini selama memenuhi kriteria. Nanti ada BPS yang melakukan pendataan bekerja sama dengan bupati atau wali kota. Jadi tidak bisa ada praktik titip-menitip," katanya.
Selain memperluas jumlah peserta didik, pemerintah juga terus menambah infrastruktur Sekolah Rakyat. Tahun ini ditargetkan pembangunan gedung permanen di 104 lokasi di berbagai daerah. Kapasitas setiap sekolah juga direncanakan meningkat dari sekitar 1.000 menjadi 2.000 siswa yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.
"Akhir tahun ini rencananya akan ditambah lagi 100 pembangunan gedung permanen di berbagai titik di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini ada 19 gedung permanen yang telah siap menyelenggarakan MPLS hari ini," katanya.
Republika
kabarmelayu.com,JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim penegakan hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, menjaring 29 orang war
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai menangkap dua pria berinisial MDR (32) dan AI (24), Keduanya dia
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pemuda yang dilaporkan terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Meragin, Kecamatan Kuok Kabupaten Kampa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pelaksanaan F
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melaksanakan no
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kota Pekanbaru, Riau pada Juli 2026 mengalami inflasi sebe4,3 persen. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) no
Ekbis
Sinergi dengan Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Rutin Tinjau Tanaman Jagung
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polda Riau mengusut dugaan perambahan hutan mangrove seluas 100 hektare di wilayah Kepenghuluan Pasir Limau Kapa
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Seorang pemuda bernama Rifky (22), warga Kabupaten Kampar, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Ra
Peristiwa