BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
INHIL, kabarmelayu.com - Universitas Islam Indragiri (Unisi) terus berupaya menjaga eksistensinya dan meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi kebanggaan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tersebut.
Sebagai bukti, Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) yang ada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan reakreditasi.
Reakreditasi tersebut dilakukan langsung oleh tim dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang assesornya adalah Prof Dr ME Winarno MPd dari Univesitas Malang dan Prof Dr I Nyoman Kanca MS dari Univesitas Pendidikan Ghanesa Bali.
Baca Juga:
Tampak hadir saat itu, Dekan FKIP Unisi, Edi Ardian SS MA didampingi Ketua Prodi Penjaskesrek, Hamzah SPd MPd dan Sekretaris, Prima Antoni SPd MPd, Ketua Akreditasi, Devit Wilastra SPd MPd, serta para Dosen, yakni Dr Edi susrianto IP MPd, Denny Delma SPd MPd MM, Dahrial SPd MPd, Niko Zulni Pratama SPd MPd, Rahmad Yulmiando SPd MPd dan Khairuddin MPdI.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FKIP Unisi, Edi Ardian berharap pada visitasi ini status akreditasi Prodi Penjaskesrek meningkat dari sebelumnya, dari C menjadi B.
Baca Juga:
"Insya Allah, paling lama prosesnya 3 bln. Harapan kita, kalau bisa 1 bulan ke depan sudah keluar nilainya menjadi B," ujar Edi.
Untuk itu, lanjut Edi, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai persyaratan yang diperlukan guna menunjang perolehan akreditasi B, seperti dokumen-dokumen dan data fisik berupa sarana prasarana seperti pada evaluasi standar tahun 2012 lalu.
Dimana, pada tahun 2012 lalu Prodi Penjaskesrek belum ada alumni dan sekarang sudah ada. Begitu pula dengan sarana dan prasarananya yang sudah lengkap, serta ditunjang data-data fisik yang dipersiapkan panitia.
"Untuk mencapai akreditasi B, dibutuhkan nilai 300 ke atas. Kalau diprediksi dari data-data yang kita berikan, kita bisa mendapat nilai di atas 300," terangnya.
Apabila pada visitasi ini Prodi Penjaskesrek bisa meningkatkan statusnya, kata Edi lagi, maka ketika masuknya mahasiswa baru nanti sudah menyandang akreditasi B.
"Dalam waktu dekat ini, kita juga akan melakukan reakreditasi Prodi Bahasa Inggris, sama dari C ke B juga. Tidak sampai 1 bulan ke depanlah," tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua Prodi Penjaskesrek, Hamzah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Unisi, khususnya Prodi Penjaskesrek yang dipimpinnya saat ini.
"Harapan kita bersama, tentunya meraih akreditasi B, sehingga bisa memotivasi kita agar terus berbenah dan menjadi lebih baik ke depannya, guna membangun dan memajukan pendidikan di Inhil," imbuhnya.(Afs)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini 1 (PD 1) tsunami pagi ini untuk
Lingkungan
DUNIA keimigrasian Indonesia kembali didera sorotan tajam menyusul mencuatnya serangkaian dugaan kasus pemerasan sistemik yang menyasar warg
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dr. H. Udin Syafriudin, M. Kes, menanggapi pemberitaan da
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Dala
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa