Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Akademisi Diminta Pahami Penggunaan Bahasa yang Benar

Harijal - Minggu, 22 Juli 2018 07:46 WIB
Akademisi Diminta Pahami Penggunaan Bahasa yang Benar
Foto: Solopos

MALANG - Menggunakan bahasa sesuai dengan tata bahasa yang tepat dapat menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Demikian salah satu poin disampaikan Prof. Rustono, guru besar bidang sosiolingustik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada dialog pakar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa 17 Julu 2018.

Rustono menjelaskan di tengah maraknya pembuatan konten sebagai salah satu profesi di era modern, siapa pun yang bekerja atau belajar dalam lingkup bahasa harus memahami secara cermat bahasa tersebut.

"Menjadi pelaku dalam disiplin bahasa tidak hanya melulu membutuhkan pemahaman dari sisi konteks, namun juga harus dipahami dalam kaidah tata bahasa," ujar mantan Ketua Program Studi Pendidikan dan Bahasa Pascasarjana (PPs) Unnes tersebut.

Baca Juga:

Rustono yang juga Pembantu Rektor Bidang Akademik Unnes tersebut memberikan salah satu contoh kesalahan penggunaan istilah yang sering digunakan dalam sesi berdoa di acara tingkat nasional hingga masjid di desa-desa.

"Ada satu ungkapan yang kesalahannya mulai tingkat nasional hingga wilayah desa yakni pada ungkapan 'ampunilah dosa-dosa kami'," katanya.

Baca Juga:

Menurut Rustono, seharusnya permohonan agar diampuni oleh Tuhan adalah kita sebagai individu atau manusia atas dosa-dosa yang telah diperbuat, bukan dosa-dosa kita.

"Jika kita telaah kembali, maka ungkapan yang benar adalah ‘ampunilah aku atas dosa-dosa yang telah aku perbuat’," ucapnya dilansir Bisnis/JIBI.

Selain membahas beberapa istilah yang kurang tepat, penulis buku Pokok-Pokok Pragmatik tersebut juga mengajak seluruh akademisi untuk benar-benar menyadari penggunaan bahasa yang benar.

Menurut dia, bahasa adalah ilmu yang sangat sulit dipelajari sehingga merupakan hal uar biasa jika kita bisa menaklukkan bahasa itu sendiri.

Rektor UMM, Fauzan, berharap para peserta yang hadir dapat mengambil banyak ilmu dari acara tersebut. "Anda semua yang hadir di sini sangat-sangat perlu bersyukur karena sangat jarang sekali pakar seperti Prof. Rus ini hadir membagikan ilmunya," katanya.


(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
komentar
beritaTerbaru