Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Pemerintahan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebagai bentuk kepedulian, kebersamaan dan persaudaraan, Kepala sekolah beserta guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 18 Pekanbaru Riau membantu biaya pendidikan kepada siswa dari kalangan keluarga kurang mampu agar bisa mendapatkan hak pendidikan yang lebih bagus dan layak. Demikian disampaikan Kepala sekolah SMPN 18 Pekanbaru, Lily Deswita diruang kerjanya, Sabtu (22/9).
Menurut Lily, siswa SMPN 18 Pekanbaru yang berasal dari keluarga kurang mampu cukup banyak, dengan berbagai latar belakang kondisi orang tua. Antara lain, orang tua sudah tidak ada atau Yatim Piatu, broken home, pekerjaan tidak menetap, pengumpul barang bekas dan lainnya. Kondisi tersebut berdampak terhadap fsikologi anak dalam proses belajar dan pergaulan, bahkan terancam putus sekolah, terangnya.
Menurutnya, mereka itu adalah anak kita juga, karena mulai jam 7.00 hingga 14.30 WIB mereka tanggung jawab sekolah, susah dia adalah susah kita. Jadi sesuai dengan ajaran agama dan kita dianjurkan bersedekah dan kebutuhan pendidikannya tidak boleh diabaikan". Alangkah baiknya jika mereka dijadikan sebagai anak angkat, sebutnya.
Baca Juga:
Diakui Lily, dirinya berasal dari keluarga kurang mampu dan pernah dibantu. Sesuai dengan ajaran agama, membantu sudah merupakan kewajibannya dan sudah dilakukan di sekolah sekolah tempat dia mengabdi sebelumnya hingga di SMPN 18 Pekanbaru, sebutnya.
Lagi kata Lily, membantu biaya pendidikan dan menjadikan beberapa siswa miskin sebagai anak angkat diawali dari dirinya sendiri. Selanjutnya memotivasi para guru agar berkenan menyisihkan sedikit rezekinya untuk membantu siswa miskin. "Alhamdulillah, saat ini sebagian besar para guru sudah bersedia secara sukarela untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak kurang mampu di SMPN 18 Pekanbaru, terangnya.
Baca Juga:
Ditegaskan Lily, siswa SMPN 18 adalah heterogen, jadi dalam pemberian bantuan tidak ada pengecualian, baik yang beraga muslim dan non muslim sama. Adapun bantuan yang diberikan antara lain; biaya terobosan gratis, biaya pakaian diberi keringanan dan kebutuhan sekolah lainnya. Namun sebelum bantuan di berikan, pihaknya memanggil orang tua yang bersangkutan untuk menjelaskan tujuan dari bantuan tersebut, terangnya.
Dia berharap, program yang diterapkan ini, bisa berkelanjutan, dengan harapan para siswa miskin bisa melajutkan pendidikan hingga kejenjang lebih tinggi demi masa depannya, harapnya. (jsn)
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S. Sos., M. Si, menghadiri malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur
Pemerintahan
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal Terus Tingkatkan Prestasi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bea Cukai Bengkalis menemukan sebanyak 652 Iphone ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSS
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Kehormatan PWI Pusat, H. Helmi Burman, mendesak manajemen Riau Pos Grup segera menyelesaikan seluruh hak
Sosial
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
TNI/Polri
Pastikan Keamanan Stok Beras, Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog di Sumut
TNI/Polri
kabarmelayu.comKANDIS Tanaman budidaya jagung mulai menghijau menjadi simbol harapan bagi petani yang ada di sejumlah pedesaan di wilayah
TNI/Polri
Menjelajahi Sisi Lain Indonesia Jadi Tren Baru Liburan Musim Panas Wisatawan Asing
Wisata
Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
Pemerintahan