Minggu, 05 Juli 2026 WIB

Rp 2 Juta Sampai Rp 15 Juta, Mahalnya Biaya PAUD Zaman Now

Harijal - Minggu, 07 Juli 2019 16:49 WIB
Rp 2 Juta Sampai Rp 15 Juta, Mahalnya Biaya PAUD Zaman Now
Foto: Foto/Paud/Adhar Muttaqin/Detik.com

JAKARTA - Semua orang tahu soal biaya sekolah di Jakarta yang bisa setinggi langit. Namun, biaya yang tinggi kini juga sedang jadi tren untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) yang sehari-harinya hanya berlangsung 1 atau 2 jam saja kegiatannya. 

Seperti yang dialami oleh Anggi, 32, warga Ciputat yang ingin memasukkan anaknya ke PAUD di kawasan dekat pemukimannya. "Sudah dicari terdekat itu ada di masjid komplek, untuk masuknya bayar Rp 2 juta," kata Anggi kepada CNBC Indonesia, Jumat (5/7/2019).

Sebulannya, PAUD tersebut menarik iuran Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu sebulan tergantung apakah sang orang tua ikut katering yang disediakan atau tidak. Padahal anaknya akan menghabiskan waktu paling lama 2 jam di PAUD tersebut, dari jam 8 pagi sampai jam 10. "Itu segitu sudah disubsidi pemerintah, tapi memang kualitas PAUD-nya bagus menurut ibu-ibu yang pernah masukkan anaknya ke sana," jelasnya. 

Baca Juga:

Tarif PAUD ini, kata dia, melonjak drastis dibanding 7-8 tahun lalu di mana orang tua hanya dikenakan biaya Rp 3000 per sekali datang anak. Program PAUD ini memang sempat digencarkan pemerintah, hadir sampai ke kampung-kampung dengan biaya ribuan rupiah. Tujuannya adalah menyasar anak-anak dari berbagai kalangan, agar siap menghadapi masa sekolah nantinya. 

Lain cerita dengan Anggi yang mencari PAUD terdekat, namun tersedak dengan biaya masuknya. Roy, 33, tak tanggung-tanggung menguras belasan juta rupiah dari rekeningnya untuk mendaftarkan anaknya di PAUD terbaik. 

Baca Juga:

Bercerita kepada CNBC , Roy memasukkan anaknya ke PAUD Mentari Intercultural School Grand Surya dengan uang pangkal mencapai Rp 15 juta. "Sementara untuk bulanannya Rp 1,5 juta, anaknya cuma di sana satu jam setiap hari."

Ia memutuskan anaknya yang berusia 3 tahun pada 16 Juli untuk masuk PAUD dengan pertimbangan matang. Sebagai orang tua, Roy dan istri sama-sama bekerja dan menginginkan anaknya bermain dengan teman sepantar lebih banyak. "Karena setiap hari sama Mbak-nya, jadi butuh lebih banyak bermain. Di PAUD itu juga mereka hanya bermain, tidak membuat anak stress, tidak ada berhitung dan lainnya."

Sebelumnya, ia mempercayakan anaknya di Day Care dengan biaya sebulan Rp 4 juta. Namun, ia dan istri memutuskan bahwa anaknya sudah dalam tahap perlu mengenal lingkungan lebih baik dan belajar bersosialisasi. "Menurut saya di Mentari sistemnya bagus, tidak membuat anak stress, karena itu yang kami hindari."

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hadiri MUSANCAB PDI Perjuangan, Sekda Siak Harapkan Lahir Kepengurusan yang Berkontribusi bagi Daerah
Wabup Inhil Hadiri Penutupan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Juara Kedua
Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
Penyelundupan 652 iPhone Ilegal via Pelabuhan Bengkalis Digagalkan
DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan
Polri untuk Masyarakat, Kapolda Riau Tinjau Jembatan Merah Putih di Dumai
komentar
beritaTerbaru