KPU Riau Luncurkan Sekolah Pemilu Hijau 2026, Perkuat Pendidikan Pemilih Berwawasan Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun
Politik
KAMPAR, kabarmelayu.com - Diduga salah tangkap, warga Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur babak belur dipukuli. Pasalnya korban dituduh komplotan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Kampar.
Kejadian terkuak ketika korban pemukulan, Hen Lobak (30) menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada wartawan, di kediamannya desa Pulau Rambai, Selasa (01/11/16).
Dikatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi dari polres Kampar itu terjadi pada Sabtu (30/10/16) di rakit penyeberangan tempat biasa dirinya bermain, tanpa diduga datang oknum polisi dengan pakain preman menyapa dan mengatakan dirinya sombong, tidak lama setelah itu korbanpun langsung dicekek dan dipukuli.
Baca Juga:
“Sombong ang kini e, (Sombong kau sekarang ya-red) sombong apo pulo bang (Sombong apapula bang-red), lalu dia datang langsung mencekek dan memukuli saya,” kata Hen.
Merasa tidak bersalah, Hen lobak pun melakukan perlawanan dan pada akhirnya korban digiring ke Mapolres Kampar.
Baca Juga:
“Ya karena kita tidak salah apa-apa, saya melawan,” tutur Hen lagi.
“Saya dibawa ke Polres, disitu saya dipukuli dan dipaksa untuk mengaku, karena tidak terbukti bersalah saya dilepaskan pada pukul 04.00 subuh Minggu (30/10), saya dilepaskan di SPBU Air Tiris,” tambahnya.
Akibat perilaku oknum tersebut, korban salah tangkap ini mengalami patah gigi, kening luka robek, mata merah dan di bagian punggung terdapat luka memar bekas pukulan, serta bagian rusuk juga sakit.
Sementara itu, kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Y.E Bambang Dewanto SH ketika dihubungi melalui via telpon genggamnya, ketika mengetahui awak media yang menghubungi, Kasat lansung memutuskan telpon. Setelah ditelpon kembali nomor langsung tidak bisa dihubungi.
Tidak lama berselang, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK ketika dihubungi dihari yang sama mengaku belum mengetahui kejadian ini, namun dirinya berjanji akan melakukan croscek ke bawah terkait adanya dugaan salah tangkap ini.
“Kita akan melakukan croscek kebawah, terkait kebenarannya nanti kita akan memberitahukan informasi ini kepada pihak media,” tutup Kapolres Kampar.(rec)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun
Politik
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Siak Beri Sambutan di Bedah Buku &039Suku Asli Anak Rawa&039
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHIL Perkara dualisme kepengurusan dan sengketa hak kelola lahan perkebunan kelapa sawit Koperasi Juang Makmur Bersama
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang siswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota mengukir prestasi gemilang di bidang olah
Pendidikan
Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Hadapi Dinamika Dunia Kerja
TNI/Polri
Ekspedisi Merah Putih Tanam Ribuan Mangrove dan Serahkan Bantuan Nelayan di Pulau Rupat
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Setelah beberapa hari meresahkan masyarakat dan memicu sejumlah insiden penyerangan terhadap warga di Kota Tembila
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar W
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perjuangan tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera memadamkan kebakara
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Muhammad Fahri, siswa salah satu SMK di Pekanbaru yang jenaza
Hukrim