Selasa, 28 April 2026 WIB

September 2021, NTP Riau Tertinggi di Indonesia

Harijal - Jumat, 08 Oktober 2021 11:10 WIB
September 2021, NTP Riau Tertinggi di Indonesia
Kepala BPS Riau, Misfaruddin

PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai tukar petani (NTP) di Riau pada September 2021 adalah 141,32. Angka ini naik sebesar 3,35 persen dibandingkan NTP Agustus 2021 yaitu 136,74.

"Kenaikan ini disebabkan harga barang/produk pertanian yang dihasilkan oleh rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 3,50 persen relatif lebih besar dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani yaitu sebesar 0,15 persen," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin, Kamis (7/10/2021).

Ia mengatakan, kenaikan NTP di Provinsi Riau pada September terjadi pada seluruh subsektor penyusun NTP. Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yaitu sebesar 3,73 persen, lalu diikuti kenaikan NTP pada subsektor perikanan yaitu sebesar 1,29 persen, kemudian diikuti kenaikan NTP pada subsektor perikanan yaitu sebsar 1,29 persen.

Baca Juga:

"Selanjutnya diikuti kenaikan NTP pada subsektor peternakan yaitu sebesar 0,80 persen, lalu diikuti kenaikan NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,27 persen dan diikuti kenaikan NTP pada subsektor holtikultura sebesar 0,18 persen," jelasnya.

Ia menjelaskan, pada September 2021, seluruh provinsi di Pulau Sumatera mengalami kenaikan NTP.

Baca Juga:

"Riau menjadi provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi yaitu sebesar 3,35 persen," sebutnya.

Sebagai informasi, Nilai Tukar Petani adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Dengan angka NTP di atas 100, petani Riau mengalami surplus pendapatan. Dimana harga produksi naik lebih besar dari kenaikan harga konsumsinya. Pendapatan petani naik lebih besar dari pengeluarannya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
komentar
beritaTerbaru