Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Dihantam Ombak Bono, Speedboat Gertiga Express Tenggelam, 2 tewas dan 2 Hilang

Harijal - Rabu, 30 November 2016 18:15 WIB
Dihantam Ombak Bono, Speedboat Gertiga Express Tenggelam, 2 tewas dan 2 Hilang
riaueditor.com
Petugas Polsek Teluk Meranti dibantu masyarakat saat mengevakuasi penumpang selamat.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Speedboad penumpang Gertiga Express tenggelam di Tanjung Bebayang, Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, tepatnya antara Sungai Turip dengan Tanjung Bebayang, setelah dihantam gelombang Bono.

Sebanyak 2 penumpang dinyatakan tewas, 2 penumpang hilang dan 17 penumpang berhasil diselamatkan, Rabu (30/11/2016) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Sik, MM mengatakan, speedboat milik H Galah yang di nahkodai H Sayuti dan dua ABK, Rifai dan Dalek tersebut berangkat dari TJ Batu Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun nenuju Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Baca Juga:

Speedboat tersebut melintasi perairan Sungai Kampar antara Sei Turip dengan TJ Baubau dan pada saat bersamaan muncul gelombang Bono berdekatan dengan speedboat Gertiga Express.

"Dua penumpang tewas, 2 hilang dan 17 penumpang lainnya berhasil selamat oleh masyarakat sekitar. Saat ini petugas Polsek Teluk Meranti masih melakukan pencarian korban yang tenggelam," papar Guntur.

Baca Juga:

Menurut Guntur, karena kemunculan gelombang Bono, Sayuti selaku Capt Speedboat mencoba mengikuti arah arus gelombang. Dengan keputusan yang tidak tepat, Sayuti mempercepat lanju speedboat dengan tujuan untuk menerobos gelombang Bono.

Dikarenakan gelombang cukup deras dan tinggi, speedboad Gertiga Express mengalami ketidak stabilan hingga menyebabkan speedboat terbalik. Masyarakat sekitar yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Teluk Meranti

Personil Polsek Teluk Meranti yang mendapat laporan langsung melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap speedboat dan penumpangnya.

Hingga saat ini Polsek Teluk Meranti berhasil melakukan evakuasi penumpang sebanyak 22 orang termasuk Capt speedboat dan ABK serta melakukan pencarian terhadap korban lainnya masih belum ditemukan sebanyak dua orang.

Berikut nama - nama korban tewas :

1. Muhammad Syairozi (32), warga Tunas Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Maindailing Natal, Sumatera Utara.
2. Julianto (31), warga Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Korban selamat :

1. Sudirman.
2. Toni Horman.
3. Evi.
4. Azmi.
5. Haryono.
6. Bernard Nainggolan.
7. Usman.
8. Karman.
9. Jamri.
10. Mangip Sianaga.
11. Sarifin.
12. I Hasanah
13. Muhamad Fauzan.
14. Rahman.
15. Pendi.
16. Safaruddin.
17. Rupika Sulastri.

Penumpang yang belum ditemukan :

1. Nur (34), IRT warga Dusun Sebekek, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
2. Abdul Fayat (11 bulan), warga Dusun Sebekek, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, anak dari I Hasanah korban selamat. (rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
komentar
beritaTerbaru