Selasa, 28 April 2026 WIB

KSAL: Jenazah Pilot dan Kopilot Masih Terikat di Sabuk Pengaman Pesawat yang Jatuh

Harijal - Kamis, 08 September 2022 22:34 WIB
KSAL: Jenazah Pilot dan Kopilot Masih Terikat di Sabuk Pengaman Pesawat yang Jatuh
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono meletakkan batu pertama pembangunan monumen kapal selam KRI Nanggala 402. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut jenazah pilot dan kopilot pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura ditemukan masih berada di dalam pesawat.

Menurut Yudo, kedua prajurit TNI AL itu masih tersangkut di sabuk pengaman pesawat.

"Ya sudah semuanya jadi kondisinya kemarin sulit diangkat karena posisi terbalik, jenazah dua-duanya masih terpasang di kursi dan masih terikat seatbelt, sehingga baru tadi pagi diangkat semuanya," ujar Yudo dalam jumpa pers, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Baca Juga:

Beruntung keduanya kini sudah diangkat ke atas daratan. Begitu juga dengan bangkai pesawat sudah dievakuasi.

"Jadi dua personel pilot dan kopilot sudah diangkat dan bangkai pesawat sudah diangkat. Karena kita punya alat KRI yang bisa angkat beratnya pesawat yang ringan. Karena pesawat latih kami ringan, sehingga bisa diangkat," kata dia.

Baca Juga:

Tim SAR TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menemukan pesawat G-36 Bonanza T-2503. Tim SAR juga sudah menemukan pilot dan kopilot pesawat jatuh tersebut.

KSAL Laksamana Yudo Margono menyebut dua prajurut TNI AL yang berada dalam pesawat tersebut ditemukan gugur dan masih berada dalam pesawat.

"Turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik Angkatan Laut, yang mana tadi jam 10 telah ditemukan di kedalaman laut 14 meter, masih di dalam pesawat," ujar Yudo dalam jumpa pers, Kamis (8/9/2022).

Yudo menyebut, kedua prajurit TNI bernama Lettu Laut Judistira Eka Permady (pilot) dan Letda Laut Dendy Kresna Bakti Sabila (kopilot) akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia Surabaya, Jawa Timur.

"Akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia di Surabaya. Dan tentunya kami semua ikut turut berduka cita, berbela sungkawa mendalam, dan ini akan menjadi evaluasi kita, kami khususnya di Angkatan Laut dan evaluasi agar tidak terjadi lagi di kemudian hari," kata dia.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji
PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
komentar
beritaTerbaru