Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Tuntut TPP dan Gaji, ASN dan Honorer Demo di Depan Kantor BPKAD Rohil

Redaksi - Selasa, 17 Desember 2024 11:49 WIB
Tuntut TPP dan Gaji, ASN dan Honorer Demo di Depan Kantor BPKAD Rohil
tim
ROHIL, kabarmelayu.com - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Honorer di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil.

Dalam aksi ini, mereka menuntut pemerintah daerah segera membayarkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi ASN serta gaji Pegawai Honorer yang belum diterima selama berbulan-bulan.

Pantauan di lapangan terlihat di tengah aksi tersebut, sejumlah demonstran membawa spanduk bertuliskan, "Tolong Pak Presiden, Kami Ingin Makan Bergizi," yang menggambarkan keprihatinan atas nasib mereka. Beberapa lainnya menyuarakan aspirasi melalui orasi keras, mengkritik lambatnya respons pemerintah daerah terhadap hak-hak pegawai yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Baca Juga:

Seorang pegawaihonorer yang ikut dalam aksi menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran gaji telah membuat hidup mereka semakin sulit.

Baca Juga:

"Kami bekerja dengan tanggung jawab, tapi hak kami tidak dipenuhi. Bagaimana kami mau melayani masyarakat dengan baik jika kebutuhan dasar kami sendiri tidak terpenuhi," ujar seorang peserta aksi.

Hal serupa diungkapkan oleh ASN yang juga merasa dirugikan akibat belum dibayarkannya TPP. "TPP adalah hak kami, tapi kenapa pemerintah daerah tidak serius menyelesaikan persoalan ini. Kami butuh kepastian," ucap lantang.

Aksi demonstrasi ini bukti nyata tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang dinilai gagal dalam mengelola keuangan daerah secara bijak. Masyarakat menuntut transparansi anggaran dan prioritas terhadap pemenuhan hak pegawai.

"Jangan sampai kami terus-terusan turun ke jalan hanya untuk meminta apa yang menjadi hak kami. Pemerintah harus punya hati!" seru para demontran.

Aksi ini ditutup dengan desakan agar Pemda Rohil segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan keterlambatan pembayaran hak pegawai serta mengevaluasi proyek-proyek yang dianggap tidak bermanfaat.(tim)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
Polda Riau Tegaskan Pembakaran TKP Narkoba di Rohil Bukan Bentuk Penolakan terhadap Polisi
Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai
Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 63 PMI Ilegal dan 7 WNA ke Malaysia
TPP dan THR ASN Siak Tetap Dibayar, Nilai Menyesuaikan
komentar
beritaTerbaru