Senin, 08 Juni 2026 WIB

Satu Lagi WNI Korban Penembakan APMM Malaysia Meninggal Dunia

Redaksi - Rabu, 05 Februari 2025 21:55 WIB
Satu Lagi WNI Korban Penembakan APMM Malaysia Meninggal Dunia
Jenazah Basri, korban penembakan APMM Malaysia setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.(Foto: ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Satu lagi Warga Negara Indonesia (WNI) korban penembakan oleh Agency Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Perairan Tanjung Rhu, Jumat (24/1/2025) lalu, meninggal dunia. Saat ini jenazah masih berada di Malaysia.

WNI yang belum diketahui identitasnya ini sempat mendapatkan perawatan intensif dan dalam kondisi kritis.

Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, pihaknya juga baru mendapatkan informasi adanya WNI korban penembakan yang meninggal tersebut.

"Iya benar kami juga sudah mendapatkan informasi bahwa satu WNI korban penembakan yang sempat kritis itu meninggal dunia. Saat ini jenazahnya masih berada di Malaysia," kata Fanny, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga:

Untuk daerah asal WNI yang meninggal tersebut, pihaknya hingga saat ini belum mengetahuinya. Pasalnya, usai peristiwa penembakan itu yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan.

"Karena yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan akibat kondisinya yang cukup parah. Kemudian juga tidak ada identitas yang melekat," ujarnya.

Baca Juga:

BP3MI sudah berkoordinasi dengan keluarga Basri, korban meninggal lainnya yang berada di Rupat, namun mereka juga tidak mengetahuinya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Kemnaker dan Huawei Indonesia Perkuat Kemitraan Pengembangan SDM dan Program Magang
Kemnaker Kembali Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Kearsipan dengan Kategori Sangat Memuaskan dan SJTN 2026
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai
komentar
beritaTerbaru