Polsek Kandis Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Jagung 15 Hektare Disiapkan dan Tanaman Tumpang Sari Terus Dipantau
Polsek Kandis Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Jagung 15 Hektare Disiapkan dan Tanaman Tumpang Sari Terus Dipantau
TNI/Polri
Aqil dikenal sebagai pelajar cerdas dan inovatif, terutama di bidang sains dan teknologi. Ia kerap mengikuti berbagai kompetisi robotik, termasuk di tingkat universitas. Prestasinya menjadikannya salah satu siswa yang menonjol di sekolahnya.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyebut Aqil bukan pertama kali melakukan eksperimen atau uji coba terhadap karya ilmiahnya.
Baca Juga:
"Korban cukup dikenal dalam bidang science dan teknologi. Ini bukan kali pertama ia melakukan uji coba terhadap temuannya," kata Kombes Pandra.
Peristiwa nahas itu terjadi saat kegiatan ujian praktik mata pelajaran IPA. Setiap kelompok siswa diminta mempresentasikan hasil proyek sains yang telah mereka kerjakan. Saat giliran kelompok Aqil, ia meminta rekan-rekannya menjauh sebelum memulai demonstrasi.
Baca Juga:
Aqil kemudian mengambil posisi sebagai peraga dan menembakkan senapan rakitan 3D yang dibuatnya. Namun sesaat setelah ditembakkan, senapan tersebut justru meledak.
Ledakan keras disertai kepulan asap membuat suasana aula sekolah panik. Pecahan material dari senapan berhamburan ke berbagai arah, menghantam dinding, area kelas, dan mengenai tubuh korban, terutama di bagian wajah.
Kasatreskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais menjelaskan, korban mengalami luka serius akibat serpihan ledakan.
"Pecahan senapan mengenai kepala dan wajah korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak dapat diselamatkan," jelasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut. Benda-benda yang ditemukan akan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.
"Kami belum bisa memastikan bahan atau penyebab ledakan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar," tambah AKP Raja.
Polda Riau juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Aqil. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam kegiatan praktik sains, khususnya yang melibatkan alat berisiko tinggi.
Polsek Kandis Dukung Ketahanan Pangan, Lahan Jagung 15 Hektare Disiapkan dan Tanaman Tumpang Sari Terus Dipantau
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Pengerjaan bangunan Balai Adat Persukuan Melayu Dt Majolelo Pulau Belimbing Kenegerian Kuok Kecamatan Kuok, telah s
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyesuaikan pelaksanaan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kebijakan yang diteta
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam penyembelihan hewan kurban, ada aturan rinci yang harus dipenuhi agar ibadah berjalan sah dan sesuai syari
Muslim
kabarmelayu.com,KAMPAR Kesebelasan UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, kembali menunjukkan taring pada MAN Cup XV
Pendidikan
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pembunuhan Sopir Ekspedisi di Pekanbaru
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti, Cek Ketahanan Pangan
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kasus penemuan jasad seorang sopir ekspedisi berinisial HS di dalam mobil box dalam kondisi tak wajar, akhirnya
Hukrim
Royal Enfield Indonesia kembali mempertegas eksistensinya di segmen motor modern klasik premium melalui peluncur
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) provinsi Riau mencatat, sejak sejak Januari hingga April 2026, tercatat sebanyak 1.682
Kesehatan