Nekat Terjun dari Jembatan Siak I Pekanbaru, Remaja Ini Berhasil Diselamatkan Polairud
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
Mengenai simpang siurnya informasi yang beredar tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan informasi dugaan kemunculan Harimau Sumatera itu adalah hoaks atau tak benar.
Humas BBKSDA Riau, Reni menyampaikan, tim telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan langsung ke lokasi yang disebut dalam informasi tersebut pada 11–12 Agustus 2026.
Baca Juga:
Petugas BBKSDA telah melakukan pengecekan lapangan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa/kelurahan, RT/RW serta masyarakat setempat. Tim juga melakukan koordinasi untuk memastikan kebenaran informasi yang telanjur beredar.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan jejak Harimau Sumatera di lokasi yang diinformasikan," kata Reni, Kamis (13/8/26).
Baca Juga:
Selain jejak, petugas juga tidak menemukan tanda-tanda lain yang mengindikasikan keberadaan harimau, seperti kotoran, sisa mangsa atau makanan, maupun bekas goresan kuku.
Menurut Reni, foto yang beredar diketahui berasal dari sebuah pesan yang kemudian diteruskan ke sejumlah grup WhatsApp warga hingga akhirnya menjadi viral.
"Setelah kami melakukan pemeriksaan lapangan, koordinasi dengan unsur terkait, dan analisis terhadap foto yang beredar, informasi mengenai kemunculan Harimau Sumatera sebagaimana foto tersebut dinyatakan sebagai hoaks," tegasnya.
Meski demikian, BBKSDA Riau mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak panik dalam beraktivitas. Masyarakat juga diminta tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar atau tanda-tanda keberadaan satwa dilindungi.
Jika menemukan jejak atau tanda keberadaan satwa liar, masyarakat diminta mendokumentasikannya dengan jelas. Jika memungkinkan dan aman, ukuran jejak juga dapat diukur sebagai bahan pembanding.
"Apabila menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan satwa liar, jangan mengambil tindakan sendiri. Segera dokumentasikan, sertakan lokasi atau titik koordinat jika memungkinkan, kemudian laporkan kepada BBKSDA Riau agar dapat dilakukan pemeriksaan dan langkah mitigasi," jelas Reni.
BBKSDA Riau juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi, khususnya terkait keberadaan satwa liar yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
"Jangan langsung percaya atau menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi. Bijak bermedia, tetap waspada, dan bersama-sama menjaga kelestarian satwa liar," pungkasnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Entah angin mana yg merasuki DN (18), hingga dia nekat terjun dari Jembatan Siak I ke sungai Siak, sungai yang
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Platform media sosial dihebohkan dengan informasi kemunculan harimau di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar. K
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Siak Hulu terus melakukan persiapan selama beberapa hari menjelang kegi
Pendidikan
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Pemerintahan
Sabu Diselipkan dalam Celana Jeans, Pria Asal Aceh Diciduk di Bandara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemko Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS melalui program KPA Goes to School. Program ini menya
Pendidikan
Bupati Afni Dorong Nilai Bab Al Qawa&rsquoid Dihidupkan, Tak Berhenti sebagai Artefak Museum
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu menuju Jakart
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Burh
Sosial